Kamis, 03 Oktober 2013

[KU-265/2013] Mengulik Sejarah Kereta Api di Erasmus Huis

TEMPO.CO, Jakarta - Anda punya hobi mengoleksi miniatur kereta atau suka sejarah kereta api, khususnya di Indonesia? Saatnya anda datang menengok pameran yang satu ini.

Erasmus Huis akan bekerja sama dengan Konservasi dan Heritage Centre dari PT Kereta Api Indonesia akan menggelar sebuah pameran bertajuk The History of Indonesian Railways. 

Pameran ini menarik bagi para penggemar kereta api atau mereka yang tertarik pada sejarah budaya Indonesia dan Belanda. Pameran akan diselenggarakan di Erasmus Huis jalan HR Rasuna Said, mulai 24 September- 20 Oktober 2013 mendatang. 

Pameran ini akan menguraikan sejarah perkeretaapian Indonesia. Lengkap dengan foto, peta, teks dan miniatur replika. “Kami juga akan memperlihatkan miniatur lokomotif tua yang aslinya dibuat oleh Werkspoor di Belanda,” ujar Bob Wardhana, staf Erasmus Huis melalui surat elektroniknya. 

Bob mengatakan miniatur lokomotif ini merupakan miniatur dari kereta yang beroperasi pada 1925 dengan jalur Tanjung Priok-Meester Cornelis Station atau Stasiun Jatinegara kini.Seperti diketahui, Kereta api menjadi angkutan vital di jaman penjajahan Belanda. Kereta api digunakan untuk moda transportasi antar kota-kota besar dan penting di Jawa dan Sumatera. Selain untuk transportasi penduduk, kereta api juga digunakan  mengangkut aneka barang kebutuhan dari  perkebunan dan pertambangan menuju pelabuhan. 
Sumber : Tempo, 23.09.13.

[English Free Translation]

Erasmus Huis will work closely with the “Conservation and Heritage Centre” of PT Kereta Api Indonesia which will hold an exhibition titled “The History of Indonesian Railways”. The exhibition is interesting for train enthusiasts or those interested in the cultural history of Indonesia and the Netherlands. Exhibition will be held at Erasmus Huis @ Jl. HR Rasuna Said, starting 24 September to 20 October 2013. Come on and enjoy the exhibition !

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar