Kamis, 26 Desember 2013

[KG-345/2013] Survei Ke Stasiun Cisaat, Sukabumi 24/12/13

SuKaBuMi: Kebutuhan pengiriman barang dari kota Sukabumi dan sekitarnya sudah sangat mendesak harus menggunakan moda kereta api (KA). Bila tidak, akan mengalami kendala dalam hal pasok barang ke Customer.

Alkisah, hari Selasa 24/12 pagi berangkat dari pusat kota di Gondangdia jam 07.30 dan mencoba berkendara dengan mobil kantor. Perkiraan 3 jam, molor abiiiiz dan ternyata tiba di pusat kota Sukabumi sekitar jam 13.00.

Karena pas kebetulan jam istirahat maka kami makan siang terlebih dahulu agar tidak merepotkan tuan rumah dan sesampainya di stasiun Cisaat, langsung lapor PPKA karena kebetulan Kepala Stasiun (KS) Cisaat sedang tidak di tempat karena ada pembinaan di stasiun Cibadak.

Singkatnya, kami langsung turun ke lapangan melihat potensi angkutan barang via stasiun Cisaat (dimungkinkan atau tidak) serta mengukur secara random panjang emplasemen, ruang terbuka CY dan jalur rel yang bisa dipakai untuk keperluan muat dan bongkar barang.

Setelah beres. Jadual perjalanan mempunyai catatan tersendiri. JKT-Sukabumi ditempuh dalam waktu 5,5 jam dan kembalinya (Sukabumi-JKT) 4 jam lebih sudah merupakan catatan tersendiri. Tidak mengherankan bila pengoperasian “KA Pangrango” (penumpang) mendapat sambutan hangat dari pengguna jasa.

Sebagai contoh, menggunakan KA Pangrango dari Bogor ke stasiun Cisaat, Sukabumi “hanya” membutuhkan waktu paling pol 2 jam saja alias 120 menit. Bayangkan dengan menggunakan mobil pribadi / kantor ? Jauh beda khan ?.

Semoga hasil survei yang kami lakukan bisa memberikan salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Doain aja.

Simak hasil laporannya dalam dokumentasi foto sebagai berikut ini.


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]

Tuesday 24/12, we conducted a survey to the Cisaat and surrounding in Sukabumi. The result: dense traffic heading to and from Sukabumi was very crowded. In the next 1-2 years, should be assisted by freight train. If it’s not well-anticipated, the level of congestion will be unusually severe.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar