Monday, December 26, 2011

[KU-154/2011] Belanja Modal Bukit Asam Rp1,7 Triliun

JAKARTA: PT Perusahaan Tambang Bukit Asam Tbk (PTBA) mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp1,7 triliun naik 30,77% dari tahun ini Rp1,3 triliun.

Direktur Utama PTBA yang baru saja terpilih Milawarma mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan infrastruktutr perseroan dan kegiatan investasi rutin. Dana tersebut, lanjut dia, seluruhnya akan berasal dari dana kas internal.

Dia juga menegaskan jumlah capex tersebut tidak termasuk dengan alokasi dana untuk akuisisi ataupun pengembangan proyek seperti pembangunan listrik tenaga uap (PLTU).

“Capex kami tahun depan Rp1,7 triliun. itu untuk investasi rutin, dan keperluan pengembangan infrastruktur di luar akuisisi dan pembangunan PLTU. Dananya semua dari kas internal,” ujarnya, hari ini.

Dia mengatakan baru-baru ini perseroan bersama China Huadian Corporation (CHD) baru saja memenangkan tender pembangunan PLTU Mulut Tambang di Tanjung Enim Sumatera Selatan. Proyek yang rencananya dibangun pada tahun depan itu menghabiskan dana investasi sebesar US$1,59 miliar.

Dia mengatakan pendanaan itu sudah menjadi tanggung jawab CHD dan sama sekali tanpa memerlukan adanya jaminan dari pemerintah Indonesia. Dalam proyek itu perseroan menguasai 45% saham dan sisanya 55% dikuasai oleh CHD.

“Kalau pembangunan PLTU, itu sumber pendanaan biasanya kesepakatan kami dengan konsorsium yang bersangkutan. Seperti kemarin ini kami membangun PLTU 2x620 mw bersama CHD, pendanaan ditanggung oleh CHD,” paparnya. (Bsi)

Sumber : Bisnis Indonesia, 22.12.11.

[English Free Translation]
Mining company PT Bukit Asam Tbk (PTBA) to allocate capital expenditure (capital expenditure / capex) amounted to Rp 1,7 trillion, up 30.77% of this year Rp 1,3 trillion.

No comments:

Post a Comment

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...