Friday, July 18, 2014

[KG-195/2014] Uji-Coba Angkutan Mobil JAKG-WR

JaKaRTa: Setelah berdiskusi secara intensif dalam beberapa pertemuan terakhir, Jumát 18/07 dilakukan proses muat 6 (enam) unit mobil produk Toyota kedalam kontainer 40’, relasi Jakarta Gudang (JAKG) – Waru (WR).

Dua unit kontainer 40’ digunakan dalam kegiatan tersebut : KMTU 923707-5 dan GLDU 088044-6. Bagi pihak Auto2000 maupun PT Kereta Api Logistik (KALOG) selaku logistics provider, aktifitas ini merupakan barang baru dan perlu kesepahaman untuk menghindari hal-hal yang gak perlu.

KA 2520 yang membawa angkutan ini berangkat dari TPK 17.12 dan prediksi tiba di Stasiun Kalimas (KLM) Sabtu 19/07 jam 08.30-an. Usai bongkar, unit akan langsung dikirim ke Auto2000 PDC Waru, Surabaya.


Rujukan sebelumnya, silahkan baca, [KG-192/2014] KALOG Garap Angkutan Mobil,  [KG-188/2014] Tim Auto2000 Kunjungi JAKG – 11/07/14, [KG-186/2014] Kunjungan Ke PDC Cibitung – 07/07/14 dan [KG-183/2014] Rapat Persiapan KA Angkutan Mobil.



Bila semuanya berjalan lancar, Inshaa Allah mulai bulan Agustus 2014 akan ada kabar gembira lagi. Mohon bersabar dan kita lihat dulu hasil uji-coba perdana ini. Cheers.

Sumber : KALOG / Foto : Adjeng Putri.

[English Free Translation]
After intensive discussions in the last few meetings, Friday 18/07 done unloading process six (6) units of Toyota products into 40 'container, for new route : JAKG - WR.

Thursday, July 17, 2014

[KU-194/2014] Industri Alat Berat Terkena Dampak Kenaikan Royalti Batubara


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah sektor industri dipastikan akan terkena dampak rencana pemerintah untuk menaikkan tarif royalti batubara.

Selain produsen batubara kecil yang diperkirakan banyak yang akan gulung tikar, rencana tersebut juga berdampak pada bisnis perusahaan yang menjual alat-alat berat serta perusahaan pembiayaan alat-alat berat yang cenderung melemah.

Memang sektor pertambangan yang selama ini menjadi bisnis primadona terlihat melemah sejak 2013 lalu yang terus berlanjut hingga pertengahan 2014.

Salah satu penyebabnya adalah harga batubara yang belum kunjung membaik dan beberapa kebijakan di sektor pertambangan juga turut membuat sektor ini kehilangan gairah. Salah satunya regulasi hilirisasi mineral yang melarangan ekspor barang mineral yang diimplementasikan pada awal 2014.

Kinerja kurang menarik dari industri pertambangan ini tentu saja berimbas pada penjualan alat berat. Kondisi ini semakin diperparah jika pemerintah menaikkan tarif royalti batubara.

"Meski tidak secara langsung, kondisi tersebut berimbas pada penjualan alat berat yang mengalami tekanan khusus di sektor pertambangan pada tahun ini," ujar Sara K Loebis, Corporate Secretary United Tractors, Selasa (15/7/2014).

Sara mengakui bahwa dirinya belum memiliki data konkrit mengenai dampak dari rencana penaikan tarif royalti batubara. Pasalnya, semua tergantung dari rencana produksi dari produsen batubara. "Bagi kami yang menjual alat-alat berat, dampak tersebut terasa tidak secara langsung. Yang pasti, kondisi saat ini, kami hanya mengganti alat-alat berat yang sudah usang," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, akhirnya pemerintah tetap menyorongkan rencana kenaikan tarif royalti batubara, setelah sempat menunda rencana ini beberapa waktu lalu. Saat ini, rumusan rencana tersebut tengah dituntaskan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan akan segera disampaikan ke Menteri Koordinator Perekonomian.

Rumusan Kementerian ESDM menyepakati untuk mengerek besaran tarif royalti secara progresif ketika harga batubara acuan (HBA) menembus 80 dolar AS per ton akan dikenakan pungutan windfall (keuntungan).

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9/2012 tentang Penerimaan Negara Non-Pajak di Kementerian ESDM menetapkan beberapa tarif royalti batubara. Tarif royalti batubara untuk izin usaha pertambangan (IUP) berkalori rendah atawa di bawah 5.100 kilo kalori per kilogram (kkal/kg) sebesar 3 persen dari harga jual. Tarif royalti batubara kualitas sedang kadar 5.100 kkal/kg hingga 6.100 kkal/kg sebesar 5 persen dari harga jual.

Sedangkan tarif royalti batubara kualitas tinggi atau di atas 6.100 kkal/kg mencapai 7 persen dari harga jual. Sementara, tarif royalti plus pengembangan batubara pemegang perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B) dipungut rata 13,5 persen dari harga jual.

Dengan kondisi seperti itu, lanjut Sara, tahun ini United Tractors telah mengalihkan fokus penjualan ke sektor di luar mining, yakni konstruksi, perkebunan dan kehutanan. Pengalihan ini tak lepas dari kondisi tahun 2013 lalu dimana United Tractors hanya menjual 4.200 unit alat-alat berat.

Karena itu, kata Sara tahun ini tidak ada target pertumbuhan penjualan alat-alat berat di sektor mining. Sedangkan untuk sektor di konstruksi, perkebunan, dan kehutanan ditargetkan akan mengalami kenaikan masing-masing sebesar 5 persen.

Dari penjelasan Sara di atas menunjukkan bahwa kinerja sektor pertambangan yang melemah ini sangat dirasakan oleh pada penjualan alat berat. Kondisi ini, tentu akan berimbas pula pada bisnis pembiayaan alat berat. Tahun lalu, data Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia menunjukkan bahwa bisnis pembiayaan alat berat turun hingga 35 persen. Sedangkan tahun ini, banyak yang memprediksi akan ada penurunan yang cukup besar, meski ada harapan pertumbuhan di kisaran 30-35 persen.

Di sisi lain, data asosiasi juga memperlihatkan bahwa sejak 2011 hingga saat ini pembiayaan alat berat untuk sektor pertambangan masih dominan. Bahkan pada 2011 dan 2013 menguasai lebih dari 50 persen pembiayaan alat berat. Namun, seiring meredupnya sektor pertambangan sejak 2013, dominasi tersebut mulai turun meski tidak signifikan. Pasalnya, kue di sektor lain belum mampu menggantikan pendapatan di sektor pertambangan.

Kondisi ini membuat masing-masing perusahaan pembiayaan telah menyiapkan strategi khusus. Ada yang masih tetap konsisten dengan syarat konsumen mempunyai alternatif ke sektor lain. Atau tetap membiayai alat berat di sektor pertambangan tetapi dengan hitungan risiko yang terukur.

Sumber : TribunNews, 17.07.14.

[English Free Translation]
A number of industry sectors will be affected by the government plans to raise coal royalty rates. In addition to the small coal producer is expected many will go out of business, the plan also have an impact on the company's business that sells heavy equipment and company pre-financing heavy equipment which tends to weaken.

Wednesday, July 16, 2014

[KG-193/2014] Tim KALOG BHP Kurir Sidak Ke JAKK – 16/07/14


JaKaRTa: Kegiatan bisnis yang sudah rutin berjalan, biasanya mengandalkan kebiasaan. Artinya bila sehari-hari begitu ya jalan aja. Sedangkan bila akan ada kunjungan, biasanya membuat kejutan bagi tamu-tamu yang akan datang.

Seperti halnya kebiasaan terdahulu, di PT Kereta Api Logistik (KALOG) kadang butuh sentuhan inspeksi mendadak alias sidak yakni kunjungan yang tidak diagendakan, sehingga terlihat jelas wajah aslinya. Beneran kerja ato cuma supaya dilihat bekerja he he he.

Rabu 16/07 siang, GM BHP Kurir Andi Asri dan VP Operational Army Hani melakukan sidak ke Stasiun Jakarta Kota (JAKK) dan melihat aktifitas KALOG JAKK yang baru dibuka belum lama ini, hampir bersamaan dengan pembukaan kantor cabang Tanjung Priok.

Hasilnya, lumayan deh. Selain tetap beraktifitas normal walau di bulan puasa, juga proses pembenahan lahan penumpukan dan area parker terus dikebut agar secepatnya bisa difungsikan. Customer harus mendapatkan pelayanan terbaik.

Berikut ini liputannya.


Disela-sela kesibukan kerja, belakangan ini banyak media massa yang memburu informasi angkutan lebaran, baik penumpang maupun barang. Untuk area penumpang, jelas-jelas domainnya PT KAI namun begitu berurusan dengan angkutan barang, kini PT KALOG yang diburu.

Dalam sebuah kesempatan, beberapa media mencoba meminta penjelasan dalam wawancara singkat. Kebetulan pada saat di lokasi ada kepala cabang BHP Kurir KALOG cabang Manggarai Dody Jusfiar sedang diwawancara untuk mengisi Sindo TV. Jadilah seleb dadakan. Cek deh dokumentasinya berikut ini. 



Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Wednesday 16/07 afternoon, GM Retail Biz (BHP Kurir) Andi Asri and VP Operational Army Hani conduct sudden inspection (sidak) to Jakarta Kota Station (JAKK) and see the activity KALOG Jakk which recently opened, juxtaposed with the position of the branch offices of Tanjung Priok.

Tuesday, July 15, 2014

[KG-192/2014] KALOG Garap Angkutan Mobil

JaKaRTa: Semenjak isu jalur ganda (double track) dikonsumsi oleh publik, serta merta topik angkutan massal menjadi sebuah ajang promosi yang menguntungkan. Betapa tidak, ada saja perusahaan besar yang mulai ingin menjajaki angkutan menggunakan moda kereta api (KA).

Bukan perkara gaya-gayaan tetapi sudah menjadi kebutuhan dari pilihan dilematis. Jalan raya semakin hari semakin parah macetnya, sehingga selain mengganggu jalur distribusi barang, juga disaat banjir ato hujan, bisa mengganggu kestabilan angkutan.

Untuk itulah, sejumlah perusahaan besar (baik dari sisi kapasitas, finansial maupun volume) mulai merapat dan mencoba mengirim barang dengan moda KA. Setelah PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tbk, PT TIV – Aqua Danone, PT Coca Cola Amatil, kini pihak Auto2000.

Selasa 15/07, diselenggarakan pertemuan kesekian kalinya, dengan maksud mematangkan rencana uji-coba yang akan digelar pada hari Jum’at 18/07. Bila semuanya lancar maka tim di Surabaya harus siap menghadang bongkaran kendaraan dan menyiapkan kru yang sepadan.

Selanjutnya. Kita tunggu perkembangan uji-coba 2 GD yang akan dilaksanakan pada hari Jum’at 15/07 di salah satu stasiun di Jakarta. Menyusul kabarnya. Kalo mo baca kronologisnya, baca deh [KG-188/2014] Tim Auto2000 Kunjungi JAKG – 11/07/14, [KG-186/2014] Kunjungan Ke PDC Cibitung – 07/07/14 dan [KG-183/2014] Rapat Persiapan KA Angkutan Mobil.


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]

Tuesday 15/07, held meetings for the umpteenth time, with the intention of finalizing trial loading which will be held on Friday 18/07. If all went well, then the team must be ready to confront Surabaya demolition crew vehicle and prepare commensurate. Good luck !

Monday, July 14, 2014

[KU-191/2014] Wawancara Khusus: Ignasius Jonan, Mimpi Bawa PT KAI Sekelas Perusahaan Eropa

Sejak menjadi Dirut PT KAI pada Februari 2009, Ignasius Jonan melakukan sejumlah gebrakan demi memuaskan para pelanggan setia KA. 

Lalu apa saja yang akan dilakukan Jonan dalam masa jabatannya yang akan habis di tahun 2019, dan bagaimana wajah KAI ke depan idealnya? Berikut kutipan hasil wawancara Liputan6.com dengan Ignasius Jonan yang ditulis, Jumat (4/7) :


Sejumlah gebrakan telah Anda lakukan selama menjabat sebagai Dirut, ke depan inovasi apalagi yang akan Anda lakukan?
Ke depan saya tekankan agar konsistensi terhadap standar pelayanan, ketertiban dan kebersihan yang sedang berjalan saat ini.

Lalu apa inovasi berikutnya?
Pertama, kami berencana untuk mengganti semua kereta penumpang jarak jauh. Baik kelas ekonomi dan non ekonomi diganti dalam 7 tahun dimulai tahun ini. Nanti Idul Fitri itu ada dua rangkaian baru kelas ekonomi, sebenarnya saya berharap ada 5 atau 6 rangkaian baru kelas eksekutif tahun ini, hanya telat. Mudah-mudahan nanti operasi natal tahun baru.

Ada berapa yang akan diganti?
Itu kira-kira ada 1.600 unit. Nanti akan diganti kira-kira mungkin sampai 1.700 atau 1.800 atau bahkan mungkin sampai 2.000, nanti keretanya baru semua, karena keretanya sudah tua, ada yang umurnya mulai dinas tahun 1965. Inovasi kedua, sebenarnya bukan berada di kami.


Kami berharap adanya peningkatan angkutan darat yang besar sekali, jadi sekarang itu kalau dihitung model TEUs (satuan peti kemas-red), model kontainer. Mungkin sekarang di Jawa itu kami seminggu bisa 5.000 atau 6.000 TEUS. Dalam 5 tahun berikutnya targetnya di Jawa minimal 

12.000 TEUS dalam seminggu. Inovasi ketiga adalah angkutan produk tambang di Sumbagsel.
Tahun ini, angkutan barang di Sumbagsel itu kira-kira mungkin 18 juta ton. Harapan kami pada 2020 sekurangnya 45 juta-50 juta ton.

Untuk pergantian gerbong kereta, itu akan berasal dari PT INKA atau impor?
Kalau INKA bisa, kita pakai INKA. Bisa itu ada 2 syarat yaitu pertama kapasitas produksi, karena kita tidak bisa menunggu, yang kedua itu soal kapasitas teknis, kemampuan teknis.

Kalau bicara soal manajemen, pegawai KAI dinilai kerja santai, Apa yang dilakukan untuk perubahan internal terutama perubahan kultur di KAI?
Saya kira sekarang tidak ada yang ngomong kerja di KAI santai. Kalau dia tidak ada gunanya ya disuruh berhenti.

Bagaimana industri KA ke depan, Apa Ada yang kurang?
Yang kurang itu ada. Pertama itu pembukaan jalur-jalur mati, yang seharusnya saya pikir itu kewajiban dari negara. Yang kedua, idealnya lagi, dalam 5 tahun itu saya berharap pemerintah membangun Trans Sumatera.
  
Saat ini transportasi KA lebih dominan berada di Jawa, dan sedikit di Sumatera, bagaimana dengan nasib wilayah lainnya?
Menurut saya lebih baik pemerintah dalam 5 tahun mendatang membangun Trans Sumatera, Trans Sulawesi, Trans Kalimantan, Trans Papua, daripada bikin kereta cepat Jakarta-Bandung.

Adakah negara yang bisa jadi acuan Indonesia dalam mengembangkan jaringan commuter line atau KA?
Kalau ideal sih saya inginnya seperti di Eropa atau paling kurang seperti di China. Kalau di ASEAN kita sudah paling besar.


Ke depan, akan seperti apakah wajah KAI dan perkeretaapian Indonesia?
Saya berharap sih wajah KA ke depan itu juga sebagai salah satu transportasi publik yang besar itu saja.

Menjelang Lebaran nanti, apakah pekerja KAI bisa ambil cuti?
Oh tidak, tidak bisa. Seluruh pegawai saat operasi lebaran itu 20 hari atau 22 hari penuh tidak boleh cuti, kecuali ada halangan yang besar sekali, misalnya orangnya meninggal, misalnya keluarga dekatnya meninggal.

Sumber : Liputan6.com.

[English Free Translation]
Since becoming Director of PT KAI in February 2009, Ignasius Jonan do some blow-by-KA to satisfy loyal customers. Then what will be done by Jonan in his tenure that will expire in 2019, and how it face forward KAI ideally? Here's the interview excerpt in Liputan6.com. Read more above.

Sunday, July 13, 2014

[KG-190/2014] KALOG Bangun Spoor 4 + 5 KPT

PaLeMBaNG: Sesuai informasi yang disampaikan oleh Kepala Terminal Barang (KTB) PT Kereta Api Logistik (KALOG) Sumatera Selatan, Mohamad Edward. Saat ini, di Stasiun Besar Kertapati (KPT), Palembang tengah dilakukan pembangunan spoor 4 untuk keperluan bongkar batu bara.

Sedikit gambaran saja. Sebutan KTB KALOG dulunya akrab disebut dengan "Manager Area". Namun sehubungan dengan pembenahan organisasi yang terus membesar, manajemen KALOG menerbitkan nomenklatur baru, seperti contoh diatas.

Pembangunan spoor 4 di KPT ini merupakan cita-cita KALOG sejak awal, yang akan menjadikan kawasan KPT sebagai lahan stockpile khusus komoditi batu bara. Kapasitas yang saat ini hanya berkisar 1-1,5 juta ton per tahun akan dioptimalkan hingga 8 juta ton per tahun, khusus untuk 2 (dua) perusahaan batu bara swasta yang ditangani oleh KALOG.

KPT maupun SCT memang didisain untuk menjadi sepasang stasiun yang bisa mengakomodir angkutan batu bara dari bumi Lahat. Untuk keperluan tersebut, pihak KALOG dan KAI berencana membangun spoor 4 dan spoor 5 di Tahap 1 (masing-masing sepanjang 300 meter) area KPT. Setelah itu Tahap ke 2 merangsek ke spoor 1, 2 dan 3 slab track dengan panjang yang sama (paralel).

KPT merupakan tandem dari Stasiun Suka Cinta (SCT), Lahat, yang sejak tahun 2011 lalu menjadi motor penggerak aktifitas di wilayah propinsi yang memiliki kandungan batu bara terbesar di Indonesia, selain Kalimantan. 

KALOG merupakan anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan bergerak di sektor logistik dan layanan kurir. Sumatera Selatan menjadi salah satu andalan bagi PT KAI maupun KALOG, untuk mencapai kinerja angkutan barang tahun 2014, sebagaimana yang dicanangkan oleh induk perusahaan. Secara persentase, porsi angkutan barang tahun ini akan lebih besar dari angkutan penumpang.


Semoga sukses dan mancarli ya. 

Sumber : KALOG / Foto : Mohamad Edward.

[English Free Translation]
In 2014, PT Kereta Api Logistik (KALOG) expend funds to build spoor 4 and 5 in the Kertapati Station, Palembang, South Sumatera. The present development, currently under construction. Good luck!

Saturday, July 12, 2014

[KG-189/2014] Rakor "KALOG Express" Di YK - 11/07/14

YoGYaKaRTa: Kali ini, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ketempatan menjadi lokasi pertemuan insan BHP Kurir PT Kereta Api Logistik (KALOG) guna mengevaluasi performansi Semester 1 - 2014.

Dihadiri oleh semua cabang dan perwakilan di seluruh Pulau Jawa, rapat koordinasi (rakor) yang berlangsung sehari penuh membahs berbagai topik terkini dan langkah-langkah yang akan diambil untuk menyempurnakan layanan yang ada saat ini, menjadi lebih baik lagi.


Acara ini dilaksanakan di Aula BPTT Darman Prasetyo , Jl Dr Wahidin SH No. 2 Yogyakarta. Dimulai dari jam 09.00 sampai dengan jam 17.45. Kemudian dilanjutkan dengan cara buka puasa bersama. Allahuma laka sumtu ...

Dalam pertemuan ini, hadir pula Direktur Operasi & Pemasaran (GO), Dwiyana Slamet Riyadi, Direktur Admin & Keuangan (GF), Gigis Saptono, GM BHP Kurir Andi Asri, VP Operational Army Hani serta undangan lainnya. 

Penetapan lokasi kantor dan penyeragaman billboard akan segera dituntaskan dalam tahun ini juga. Disamping revisi target karena masuknya sejumlah kereta api (KA) gerbong barang di lintas utara maupun selatan.

Seperti diketahui, penamaan BHP Kurir pun tengah bermetamorfosa menjadi KALOG Express, gong persetujuan sudah ditandatangani. Logo baru diperkenalkan. Tinggal sosialisasi dan harapannya gak lama lagi deh.


On Your Mark, and Set .... GO ! 

Sukses ya.

Sumber : KALOG.

[English Free Translation]
Special Region of Yogyakarta or Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) be a full day meeting location for BHP Courier - PT Kereta Api Logistik (KALOG) in order to evaluate the performance of Semester 1 -2014.

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...