Monday, June 13, 2016

[KA-162/2016] KAI Tanda Tangani MoU dengan SMRT Internasional

SiNGaPuRa: Bertempat di Kantor Pusat SMRT Corporation, Singapura, DU bersama Direktur SMRT International Goh Eng Kiat menandatangani MoU antara PT KAI dengan SMRT International Singapura di bidang transportasi khususnya LRT di Indonesia, Minggu (12/6).

Penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh D7, US, UL, LDB, serta jajaran SMRT International. Ruang lingkup kerja sama saling menguntungkan yang disepakati oleh kedua pihak dalam MoU tersebut, antara lain: Perencanaan dan implementasi Proyek LRT, operasional dan perawatan sistem LRT, pelatihan dan pengembangan SDM dalam hubungannya dengan operasional dan perawatan sistem LRT, pendanaan proyek sistem LRT, dan kerja sama lain berdasarkan pada prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan.

Dalam sambutannya, DU menyampaikan kegembiraan dapat menjalin kerjasama dengan SMRT yang telah dikenal memiliki reputasi yang baik dalam mengoperasikan transportasi darat di Singapura, khususnya Metro Line. PT KAI tertarik untuk belajar pengalaman dari SMRT dalam pengoperasian LRT dan pengembangan bisnis lainya seperti pengoperasi bus kota, taksi, dan rental kendaraan.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman ini, dalam waktu dekat PT KAI akan mengirimkan delegasi terkait untuk membahas lebih detail implementasi kerjasama nyata antara kedua pihak.

Sementara itu, Goh Eng Kiat memberikan apresiasi dan harapan yang sangat besar setelah dilaksanakannya penandatanganan MoU ini. SMRT International berharap dapat segera mewujudkan partisipasi dalam proyek pengembangan transportasi KA di Indonesia bekerja sama dengan PT KAI sebagai mitra strategis di Indonesia.

SMRT International merupakan anak perusahaan dari Holding Company SMRT Corporation, merupakan operator transportasi publik di Singapura yang mengoperasikan 180 Km jalur MRT dengan 83 stasiun dan melayani 2,5 juta penumpang per hari. Di samping itu, SMRT juga memiliki 1.200 armada bus, dan lebih dari 3.500 armada taksi yang melayani transportasi intermoda di seluruh wilayah Singapura.

Dokumentasi kegiatan terlampir.


Sumber : CorComm PT KAI.

[English Free Translation]

At the SMRT Corporation H.Q, Singapore, DU, along with Director SMRT International Goh Eng Kiat were signing the MoU between PT KAI with SMRT International Singapore in the transport sector, especially LRT development in Indonesia, Sunday (June 12, 2016).

Saturday, June 11, 2016

[KU-160/2016] Anggaran Dipangkas, Sejumlah Proyek KA Ditunda

JAKARTA: Rencana pembangunan sejumlah rel KA di Pulau Jawa ditunda sebagai konsekuensi pemotongan anggaran Kemenhub dalam APBN 2016. Dirjenka Kemenhub Prasetyo Boeditjahjono mengungkapkan pihaknya hanya mengikuti prinsip Presiden Joko Widodo yang mendahulukan proyek KA di luar Jawa, a.l. Sumatra, Sulawesi dan Papua.

"Beberapa proyek pembangunan rel KA yang ditunda, antara lain Lintas Selatan Jawa, Jogja-Solo, Double Track Madiun-Kedungbanteng, dan Kroya-Kutoarjo," ujarnya. Adapun, proyek KA di Sumatera yang akan diprioritaskan antara lain Binjai-Besitang, Duri-Dumai-Pekanbaru-Rantau Prapat dan Prabumulih-Kertapati, serta Martapura-Batu Raja.

Untuk di Pulau Sulawesi, proyek kereta yang akan didahulukan antara lain Makassar-Pare-pare dan Manado-Bitung. Khusus untuk Makassar-Pare-pare, Kemenhub menargetkan penyelesaian lintasan KA sepanjang 70 Km dari Kampung Baru hingga Pare-pare pada 2017.

"Setelah itu selesai, baru Pare-pare ke Makassar," katanya. Dia mengakui kendala 
pembangunan rel KA Makassar-Pare-pare berkaitan dengan pembebasan lahan. Namun, Kemenhub bertekad untuk menyelesaikan lintasan ini sesuai dengan perencanaan.

Sementara itu, untuk lintasan KA Manado-Bitung, Kemenhub telah melakukan kajian trase dengan Pemerintah Sulawesi Utara, sedangkan detail engineering design (DED) akan diselesaikan pada tahun ini.

KA Papua juga menjadi prioritas pemerintah, yakni lintasan Sorong-Manokwari. Kemenhub mempertimbangkan lintasan ini sebagai prioritas karena dinilai paling mudah dari sisi pengerjaan karena tidak terkendala bukit dan gunung. Lintasan ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 400 km.

Sumber : Bisnis Indonesia, 11.06.16.

[English Free Translation]

Plans construction of a number of railway tracks in Java postponed as a consequence of budget cutting for the APBN 2016. The Ministry of Transport - Director General of Train Prasetyo Boeditjahjono revealed that they were only following the principle of preferential President Joko Widodo, railway projects done outside Java, such as Sumatera, Sulawesi and Papua.

Friday, June 10, 2016

[KU-159/2016] PT KAI Siapkan Bukti Staatblad Dari Belanda

SEMARANG: Proses pembebasan lahan Kebonharjo, Kel. Tanjung Mas, Semarang yang dilakukan oleh PT KAI berbuntut panjang. Setelah diadukan ke Komnas HAM, kemarin PT KAI dilaporkan ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Meski demikian, PT KAI siap melayani proses hukum yang dilayangkan warga Kebonharjo.

Manager Huma Daop 4 Gatut Sutiyatmoko mengatakan, hingga saat ini belum ada surat pemanggilan dari pihak PN Semarang terkait gugatan yang dilayangkan warga Kebonharjo. Menurutnya, penertiban yang dilakukan oleh PT KAI telah sesuai prosedur.

"Sosialisasi sudah dilakukan sebanyak 3 kali. Surat pemberitahuan pun sudah kami layangkan, meski di lapangan karyawan PT KAI yang datang diusir warga," katanya. PT KAI, kata dia, siap melayani gugatan yang dilayangkan warga melalui Tim Fasilitasi yang dibentuk dengan SK Gubernur Jateng.

Saat ini, Gatut mengaku telah mempersiapkan data-data dan berkas yang berkaitan dengan program reaktivasi. Bahkan, atas hak kepemilikan lahan kawasan Kebonharjo pun telah ia persiapkan, di antaranya grondkaart dan beberapa lampiran lainnya.

"Selain grondkaart, kami lampirkan pembelian lahan pada zaman Belanda berupa staatsblad yang sebelumnya disimpan di sebuah museum di Belanda. Staatsblad ini sudah dibuktikan oleh tim ahli. Ada pula bukti lampiran lain seperti staatsbad yang bisa menjadi pegangan kalau memang warga mengajukan litigasi," jelasnya.

Bukti kepemilikan yang dimiliki, lanjut Gatut, telah kuat meski belum ada aturan dalam perundang-undangan. Namun menilik pada sejarah yang ada, bukti berupa grondkaart merupakan bagian yang sah dan bisa diakui.

Sumber : Radar Semarang, 08.06.16 / Foto : SemarangPos.

[English Free Translation]
The process of land acquisition Kebonharjo, Kel. Tanjung Mas, Semarang conducted by PT KAI will last long. After a complaint to the National Human Rights Commission (read : Kamnas HAM), yesterday PT KAI reported to the District Court Semarang. Nevertheless, PT KAI is ready to serve the legal process filed Kebonharjo citizens.

Thursday, June 9, 2016

[KG-158/2016] Diskusi Antara PT KALOG + PT KBS -09/06/16

JaKaRTa: Kayaknya, simbol sinergi antar-BUMN mulai nyaring lagi nih. Terakhir isu ini begitu menggebu2 saat Dahlan Iskan menjadi Menteri BUMN. Semoga geliat ini benar2 membawa manfaat bagi para pelaku usaha di Tanah Air.

Nyawa bisnis haruslah sinkron sehingga bisnis yang dijalankan membuahkan hasil optimal. Lantas apa aja yang bakal digarap masing2 anak perusahaan ini ? Kadang Pembaca keppo juga ya, tapi mending bersabar daripada dikasih bocoran, malah keburu-buru dan gak pas.

Adalah PT Krakatau Bandar Samudra / KBS (afiliasi dari PT Krakatau Steel) dengan PT Kereta Api Logistik / KALOG (afiliasi dari PT Kereta Api Indonesia) yang hari ini menjajaki membangun kerjasama dengan menandatangani memorandum of understanding (MoU).

Bertempat di kantor pusat KALOG, KBS diwakili Direktur Operasi dan KALOG dikomando oleh Direktur Keuangan & HR (hal ini barkaitan absennya Direktur Operasi & Pemasaran yang tengah melaksanakan biz trip ke YK).

Adapun kerangka kerjasama yang disepakati bareng, yakni mengoptimalkan potensi angkutan barang (khususnya kontainer) dari wilayah timur ke barat dan demikian pula dari sisi barat ke timur, dimulai dari Propinsi Banten ke Jawa Timur p.p.

Gak menutup kemungkinan jalur tengah, akan menjadi jalur garapan bersama juga, seperti Cibungur, Gedebage, Cirebon maupun Semarang. Semua kemungkinan akan dipertajam oleh tim teknis kedua belah pihak di waktu2 mendatang.

Dokumentasi pertemuan hari ini, terlampir.


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Thursday, June 9th, a meeting was held between PT KALOG and PT KBS to follow up on the previous talks, how to optimize the advantages of each parties to achieve common goals. In this discussion, leading to land use and space trains.

Wednesday, June 8, 2016

[KG-157/2016] Rapat Pengembangan Angbar Di Daop 4 SM - 08/06/16

SeMaRaNG: Berangkat dari Hotel Amaris di Jl. Pemuda jam 09.00-an dan langsung menunggu di lobi kantor Daop 4 SM. Sambil menunggu waktu rapat, berkeliling sowan ke teman2 di Daop 4, salah satunya bagian Aset.

Saat rapat berlangsung, semua jajaran Daop 4 SM dihadirkan - kecuali yang berhalangan karena dinas dan sakit - ditambah lagi kehadiran kru KALOG dan JO B-KALOG. Pimpinan rapat EVP Daop 4 didampingi Deputy Daop 4 dan Diropsar PT KALOG.

Hasil pembahasan meliputi rencana pengembangan biz KALOG di Semarang dan sekitarnya, semisal Pethek, Ronggo 1, Ronggo 2 dan stasiun Alastua. Masing2 area memiliki kekhasan tersendiri sehingga memerlukan kajian khusus juga agar saling melengkapi satu sama lain.

Usai rapat di kantor Daop 4 SM, tim KALOG dan JO B-KALOG langsung menuju lokasi area yang akan dikembangkan bersama di seputaran tambak Ronggowarsito yang seolah gak berpenghuni. Juga menyusur bangunan2 yang udah gak kepake. Nyusur jalan rel dan sekitarnya.

Kesemuanya pun memiliki batas waktu yang ditetapkan dan semoga pengembangan bisnis angkutan barang KALOG ini di daop 4 dapat sejalan dengan rencana pengoperasian stasiun Solo Jebres (SK) di waktu2 mendatang sehingga prinisip konektivitas intermoda bisa diwujudkan.

Sejumlah dokumentasi, bisa dilihat dibawah ini.


Good Luck !

Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Wednesday, June 8th  was held a coordination meeting where all employee in managerial level at Daop 4 SM presented - except that absent for office duty and hospital - combined with the presence of the team from KALOG and JO B-KALOG. Chairman of the meeting was accompanied by EVP Daop 4, Deputy Daop 4 and Diropsar PT KALOG.

Tuesday, June 7, 2016

[KG-156/2016] Persiapan Rapat Di Daop 4 SM - 07/06/16

JaKaRTa: Padatnya jadual kerja bisa menyebabkan jadual lainnya batal ato tertunda. Tapi klo udah ngawal BoD gak ada cerita, wajib hukumnya mendampingi. Karena yang ditemui pasti di level yang sejajar ato lebih tinggi.

Senin 06/06 dikabari bahwa kitaorang nih diminta mendampingi GO untuk keperluan rapat di kantor Daop 4 SM pada hari Rabu tgl 08/06. Berbekal disposisi yang ada, kita siap berangkat dengan kereta api (KA) terdekat di hari Selasa tgl 07/06..

Dengan persiapan secukupnya, usai jam kerja dan shalat tarawih, Selasa malam kami (bersama GM JO B-KALOG) langsung cabut menggunakan KA Argo Anggrek Malam jam 21.30, estimasi tiba di Stasiun Tawang sekitar jam 03.00 dinihari.

Langsung menuju hotel terdekat, pas jamnya sahur – tooop nih, beresin shalat subuh en istirahat sejenak. Jam 08.00 siap2 menuju Kantor Daop 4 SM. Bismillah .... semoga mancarli.
Rangkaian kegiatan didokumentasikan sebagai berikut. Enjoy.


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Monday, June 6th, it was informed by the Secretary that VP OC and GM JO B-KALOG asked to accompany GO for meetings in the office Daop 4 BC on Wednesday June 8th. With the existing disposition in hand, we are ready to go by train on Tuesday nite. Enjoy.

Monday, June 6, 2016

[KG-155/2016] Suka Duka Menjadi KALOGers

JaKaRTa: Bekerja di anak perusahaan berjuluk ular besi, gampang2 susah karena kebijakannya akan mengekor ke induk juga (holding company). Semisal, posko angkutan Lebaran dan lain sebagainya.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memiliki sejumlah anak perusahaan dan yang dipercaya menangani angkutan barang, yakni PT Kereta Api Logistik (KALOG). Sebutan bagi insan yang gawe di KALOG, ya dipanggil KALOGers.

Emang apa aja suka dukanya menjadi KALOGers ? Bagi yang pernah kerja di perusahaan swasta tapi akhirnya terdampar di KALOG, senang2 aja tuh. Artinya, jam kerja gak jadi patokan dalam pengertian, mo piket, mo biz trip ato ada acara dadakan, udah biasa.

Sebelumnya, sempat berkarya di perusahaan pelayaran, pindah ke perusahaan pergudangan, lantas sempat ke forwarding sampe vendor trucking, dijabanin semua sehingga lumayan beraaaat deh ditempa disana. Perkara gak pulang ke rumah ato telat pulang, udah langganan.

Lantas, ada yang suka nanya juga, apa enaknya kerja di perusahaan A, B, C dst. Banyak faktor dan setidaknya menjadi KALOGers kudu bisa menyeimbangkan diri agar suasana kerja yang padat, bisa juga dibawa santai. Gimana caranya ? Ada deh …

Maksudnya, di saat mengerjakan tugas kantoran, wajib hukumnya diselesaikan dengan baik. Setelah itu, carilah objek kuliner untuk dinikmati sebagai pelipur lara ato pelipur capek. Bisa juga mencari objek pemandangan menarik.

Gak percaya ? Ikutin deh cuplikan berikut ini, sejumlah aktifitas KALOGers dimana pun berada – tergantung sikon juga koq. Tapi klo bisa memanfaatkan ruang dan waktu, Inshaa Allah. Hidup itu pilihan sedangkan kerja itu kewajiban agar kita bisa bertahan hidup.

Ini nih yang bisa dijabanin selama menjadi KALOGers (ssst, pengalaman pribadi nih).

JEJARING …

Berlatar belakang dari industri pelayaran, paling ngga ada yang bisa disumbangkan saat KALOG menjalankan angkutan kontainer dari Jakarta ke Surabaya p.p, begitu juga kedepannya bila Semarang dan Solo jadi dioperasikan.

Setidaknya, target kedepannya membuka jaringan seluas mungkin dengan biaya sehemat mungkin agar Pelanggan bisa memperoleh manfaat dengan semakin banyaknya counter yang bisa melayani angkutan barang, khusunya di Pulau Jawa dan menyusul Sumatera.

Berbekal jaringan yang ada, minta dukungan dari perusahaan pelayaran sejauh ini sangat membantu. Saat kontainer kurang ato pelayaran butuh repo-MTY ke Surabaya ato Jakarta, otomatis merupakan perwujudan kerjasama saling menguntungkan.

Semisal kerja bareng selama ini dengan pelayaran Korea Marine Transport Co. (KMTC - foto), COSCO, CMA CGM, Sinokor, SITC dan lain-lain. Thanks all buat support-nya.



SURPRIZE & SOLIDARITAZ …

Gawe di KALOG kadang dapat kejutan macem2 dan yang bikin trenyuh biasa kepedulian dengan sesama. Saat sakit dijenguk, saat ada yang kemalangan didatengin, setidaknya semangat kepedulian masih ada, itulah yang menjadi hiburan bermakna.



SURVEI + (SEMANGAT) INOVASI …

Kegiatan mencari muatan dan survei di sisi komersil, gak bisa dipisahkan karena tim Sales gak melulu cari muatan tetapi juga harus menyimak potensi bisnis yang masih blon terbuka. Masih banyak peluang yang bisa ditindaklanjuti.

Lantas, Marketing mewujudkan ide dengan konsep dan program yang membumi agar bisa dicapai dengan rentang waktu tertentu. Gak bisa juga buka bisnis langsung untung – kecuali dumping dan nyolong Customer lamanya. Itu mungkin tapi gak etis aja.

Bagi tim Komersil, bertumpu kepada keadaan sekarang saja gak cukup untuk meraih masa depan KALOG yang cerah. Perlu inovasi dan terobosan2 yang cukup fenomenal agar bisnis tetap bisa bergairah.



KULINER + SANTAI …

Siapa bilang juga menjadi KALOGers bisa peyot dan kurang piknik ? Itu anggapan salah. Muka peyot (baca : keriput) bukan karena kurang piknik tetapi alamiah bingitz dan gak bisa didebat. Tapi klo kurang piknik, tergantung angina berhembus.

Saat bisnis berjalan lancar, Inshaa Allah program piknik bareng akan muncul jua. Tapi saat bisnis rada lesu maka pengajuan untuk bisa piknik agak melempem karena pasti kena imbas kurang sedaaap.

Intinya, setiap KALOGers ngeluyur dan bisa memanfaatkan waktu dengan baik, ya bisa aja ngadain paket kuliner sendiri plus acara santai. Udah terbukti koq, jadi nikmatin aja ya, gak usah dihebohin kesana-kemari.



SINERGI …

Gak semua gawean bisa dijalanin sendiri karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM), bisa jua teknologi ato mekanisme tertentu yang blon dikuasai dengan baik oleh KALOGers – karena biz baru.

Hal itu gak menutup kemungkinan untuk digarap bersama. Bahasa kekinian disebut sinergi antar-BUMN ato sinergi antar-anak perusahaan BUMN. Itu pula yang mendasari KALOG ingin bermitra dengan siapa aja yang dinilai layak dan bisa diajak kerja bareng.

Artinya, selain pihak swasta, KALOG memilih mencari mitra kerja yang memiliki nyawa serupa namun bisa bekerja secara professional dan memiliki kompetensi dibidangnya. Asal tunjuk ato asal pilih, bisa membuat dosa 7 (tujuh) turunan gak abiz abiiiiz.



SOSIALITA …

Siapa bilang juga klo kerja di KALOG, gak ada waktu buat acara reuni ato ketemuan sama teman lama. Itu sih perkara cetek dan bisa dilakuin siapa aja. Masalahnya niat ato ngga dan bisa ngatur waktu ngga ?

Klo mo ngadain reuni siang hari, pasti mimpi deh. Tapi kalo setelah jam kerja selesai apalagi jatuh di akhir pecan, rasanya sejauh ini gak ada halangan tuh – kecuali cewek memang lagi M, No Way Man. Jangan coba2 klo kepala gak mo kena sambit sandal japit xi xi ix.


Hmm jadi KALOGers sebenarnya enak dunk. Sejatinya dibuat enak. Di semua tempat gawe selalu ada unsur suka dan duka dan bisa2nya kita menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Berkacalah seperti bunglon, mudah menyesuaikan dengan alam sekitar.

Gitu Pembaca skalian.  Sekedar berbagi aja agar khalayak diluar sana bisa merasakan apa yang kita rasakan he he he. So Far So Good. Kenapa dibikin repot ? Nikmatin aja. Pokoknya, ngalir aja.

Sumber : KALOG / Foto : RAM + KALOGers

[English Free Translation]
Just share the brief stories during become a KALOGers, both joy and grief. Life is lived alone, flowing as it is. Good.

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...