Friday, February 15, 2013

[KU-045/2013] Gubernur Janjikan Kawasan Agropolitan


SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin berencana membangun kawasan Agropolitan di Semendo, Kabupaten Muaraenim.

Janji tersebut disampaikan Alex Noerdin ketika sosialisasi pemanfaatan konversi gas elpiji 3 Kg di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Semendo Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Jumat (15/2/2013).

Menurut Gubernur Alex, besarnya potensi pertanian di Kecamatan Semendo, harus dikelola secara optimal.

"Semendo kaya akan potensi pertanian. Ini harus dioptimalkan. Tahun ini, kita upayakan membangun kawasan agropolitan di Semendo," ujar Alex.

Menurutnya, jika ada kawasan agropolitan di Semendo maka ada jaminan bagi petani untuk meningkatkan produksi pertaniannya.

Sementara itu,  tokoh masyarakat Semendo, Muhammad Bakri mengatakan masyarakat di Semendo sangat mendambakan kehadiran Gubernur Alex Noerdin.

"Warga disini sudah berdatangan ke lokasi acara sejak pukul 06.00 tadi ," kata Bakri seraya menambahkan ini ditunjukkan masyarakat karena merasa bangga dengan gubernur mereka pak Alex Noerdin.

"Kami merasa bangga dengan pak Alex,karena sejak kepemimpinan beliau kami bisa merasakan berobat gratis. Anak-anak kami juga,bisa menikmati sekolah gratis. Karenanya masyarakat Semendo, mendukung agar pak Alex memimpin kembali Sumsel untuk periode 2013-2018,"ungkap Bakri.

Ia juga menyebut, jika Alex terpilih kembali memimpin Sumsel, masyarakat Semendo berharap Alex  dapat lebih memperhatikan pertanian.

"Di Semendo, masih banyak lahan yang belum tergarap. Kami berharap, ini bisa dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat," pintanya.

Dalam kesempatan ini, gubernur juga memberikan bantuan ke desa dan kelurahan di 32 Kecamatan Semendo Darat Laut dan Darat Ulun dengan total Rp1,6 milyar. Masing-masing desa dan kelurahan sebesar Rp 50 juta.

Alex berpesan kepada desa dan keurahan agar dapat memanfaatkan dana bantuan tersebut semaksimal mungkin.

"Kalau ABPBD Sumsel terus meningkat hingga 10 (riliun dalam tiga tahun kedepan saya akan tingkatkan lagi bantuan untuk desa dan kelurahan di Sumsel," ungkap Alex Noerdin.

Sumber : Sriwijaya Post, 15.02.13.

[English Free Translation]
Governor of South Sumatera, H Alex Noerdin plans to build the Agropolitan in Semendo, Muaraenim District. According to the Governor, the potential of agriculture in Sub Semendo, should be managed optimally.

Thursday, February 14, 2013

[KU-044/2013] Banjir Meluas ke Lima Kecamatan


SRIPOKU.COM, MARTAPURA, SUMSEL – Banjir kiriman dari wilayah OKU Selatan akibat luapan aliran Sungai Komering terus meluas. Sebelumnya, banjir yang melanda wilayah Kabupaten OKU Timur hanya terjadi di satu kecamatan dengan tiga desa di wilayah Kecamatan BP Bangsaraja.

Derasnya hujan yang turun di hulu sungai membuat air terus meluap sehingga menyebabkan banjir terus meluas dan menggenangi sejumlah desa di lima kecamatan masing-masing Kecamatan BP Bangsaraja, Madang Suku II, Madang Suku I, Semendawai Barat, dan Kecamatan Cempaka.

Belum diketahui jumlah rumah dan kepala keluarga yang terkena musibah banjir kiriman tersebut. Namun sejumlah instansi langsung mengirimkan sejumlah bantuan berupa makanan siap saji dan mendirikan posko kesehatan untuk mengantisipasi adanya penyakit yang disebabkan oleh genangan air.

Kepala BPBD Kabupaten OKU Timur Darlizal Effendi dikonfirmasi Kamis (14/2/2013) mengatakan, banjir yang kian meluas disebabkan akibat luapan aliran Sungai Komering diprediksi tidak akan berlangsung lama.

Banjir tersebut merupakan banjir kiriman yang akan segera menyurut berdasarkan ketinggian debit air di hulu sungai.

Sumber : Sriwijaya Post, 14.02.13.

[English Free Translation]
Heavy rain which fell in the Komering river make water kept overflowing causing flooding continues to spread and inundate several villages in five districts : BP Bangsaraja District, Madang Suku II, Madang Suku I, West Semendawai  and Cempaka district.

Wednesday, February 13, 2013

[KG-043/2013] Visit AWN + PWT - 12-13/02/13

JAKARTA: Setelah ditunjuk sebagai tim monitor angkutan semen di jalur Arjawinangun (AWN) – Purwokerto (PWT), ngga perlu waktu lama untuk segera melakukan cek lapangan proses muat dan bongkar semen.

Angkutan ini sudah jalan sejak tahun lalu, hanya saja monitoring dari tim Marketing perlu diperkuat manakala ada keluhan atau masukan yang sekiranya perlu segera ditindak-lanjuti dengan phak pabrikan.

Berikut ini kondisi kantor, perlengkapan, sumber daya manusia (SDM) serta aktifitas muat dan bongkar semen di masing-masing lokasi.


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Acting as a team leader for monitoring cement shipments from AWN to PWT, RAM do visits site for 2 (two) days. Above the report.

Monday, February 11, 2013

[KU-042/2013] Jembatan Gasing Terancam Ambruk


SRIPOKU.COM, PANGKALANBALAI - Jembatan Gasing dengan bentang sepanjang 300 meter yang terletak di Jalan Tanjung Api-Api terancam ambruk. Pasalnya, badan jembatan sudah banyak yang jebol, di kanan dan kiri jembatan kondisi jalan sudah banyak berlobang dan ada tumpukan lumpur di atas jembatan.

Saat dilintasi kendaraan angkutan berat, badan jembatan sudah mulai bergoyang. Pemerintah Provinsi Sumsel didesak untuk melakukan tindakan antisipasi dan tindakan tegas terhadap mobil angkutan yang melebihi tonase.

"Jembatan gasing ini terancam roboh, di kanan kiri jembatan jalan sudah jebol, badan jembatan juga banyak yang jebol," kata anggota Komisi I DPRD Banyuasin Drs Nurwahid kepada Sripoku.com, Senin (11/2/2013).

Penyebab utama kerusakan jalan dan jembatan ini banyaknya mobil angkutan kayu milik perusahaan pulp and paper yang melintas dengan daya angkutan melebihi tonase jalan dan jembatan.

"Pemrov Sumsel harus menindak tegas, jika tidak maka jembatan terancam ambruk dan kerusakan jalan akan semakin parah seperti saat ini," katanya.

Jika truk batubara dilarang, maka angkutan kayu juga harus dilarang karena jumlahnya ratusan dan tonasenya juga melebihi 12 ton. "Jadi kami mintak angkutan kayu harus lewat sungai,karena merusak jalan dan menyulitkan warga," tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Banyuasin Ir M Zakaria, MSi meminta Gubernur Sumsel menghentikan kegiatan angkutan kayu di kawasan TAA. "Jalan rusak dimana-mana, jembatan jebol, ini semua akibat angkutan kayu yang melebihi tonase," katanya.

Warga sejauh ini kesulitan lantaran jalan rusak, berlumpur dan licin sehingga sangat mempengaruhi perekenomian masyarakat.

Sumber : Sriwijaya Post, 11.02.13.

[English Free Translation]
Gasing bridges with spans as long as 300 meters, located at Jalan Tanjung Api-Api, Palembang threatened to collapse. Because the body has a lot of the broken bridge, the bridge on the right and left of the road conditions had a lot of cavities, and there were piles of mud on the bridge.

Sunday, February 10, 2013

[KU-041/2013] Batu Bara Banyuasin Cocok Untuk PLTU


SRIPOKU.COM, PANGKALANBALAI – Batubara yang dimiliki Kabupaten Banyuasin belum memiliki nilai jual yang tinggi, karena kalori yang rendah.

”Batubara di Banyuasin masih rendah kalori. Batu bara disini memilik kadar air 40 persen,” ujar Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Banyuasin, Syahrir Rachman ketika ditemui, Rabu (16/2/2013).

Rachman menambahkan, walaupun batu bara Banyuasin masih kalori rendah, akan tetapi batubara tersebut sangat cocok untuk aktivitas pembangkit tenaga uap (PLTU).

”Sangat bagus untuk bahan bakar mulut tambang,” jelasnya seraya mengungkapkan dengan kapasitas produksi batu bara berkalori rendah maka Kabupaten Banyuasin berpeluang memiliki PLTU mulut tambang.

Bahkan jika sudah dibangun PLTU di Banyuasin, maka akan terjadi serapan produksi batu bara di Banyuasin. "Sehingga proses penambangan memiliki pangsa pasar yang lebih pasti," tegasnya.

Untuk tahun 2013, sambung Rachman, ada sekitar 21 perusahaan pemegang izin ekploitasi di Banyuasin dan hanya ada satu perusahaan yang sudah memiliki izin tambang (eksploitasi). Para pemegang izin tambang batu bara tersebar di Kecamatan Tungkal Ilir, Pulau Rimau, Rantau Bayur, Suak Tapeh, dan lainnya. 

Terpisah, Bupati Banyuasin H Amiruddin Inoed mengatakan potensi batubara yang dimiliki Banyuasin terus menjadi lirikan para investor. Namun, karena masih belum memiliki kepastian pangsa pasar, Pemerintah Kabupaten Banyuasin turut membantu proses promosi.

Proses kegiatan penambangan batu bara di Banyuasin diharapkan menghidupkan kegiatan masyarakat sekitar lokasi tambang, termasuk penyerapan tenaga kerja.

"Pemerintah berharap banyak akan potensi batubara guna kesejahteraan rakyat. Apalagi dengan pajak tambang yang mampu menambah pendapatan daerah," ujarnya.

Sumber : Sriwijaya Post, 06.02.13

[English Free Translation]
Coal belongs to Banyuasin district does not have a high selling value, because the calories is low. Although Banyuasin’s coal have low calorie, but the coal is suitable for steam power plant or pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Saturday, February 9, 2013

[KG-040/2013] Biz Trip 19-21/12/12 Ke Medan, Sumut

JAKARTA: Untuk pengembangan biz PT Kereta Api Logistik (KALOG) di wilayah kerja Sumatera Utara (Sumut), kami melakukan kunjungan ke Medan di penghujung tahun 2012 lalu. Tepatnya tanggal 19-21/12/2012.

Selain melihat-lihat pembangunan bandara (baru) Kuala Namu yang ditargetkan selesai Maret 2013, juga memprediksi pertumbuhan biz hantaran serta forwarding. bandara tersebut dikelola oleh PT Railink yang merupakan perusahaan patungan antara PT Kereta Api Indonesia dengan PT Angkasa Pura.

Di sisi forwarding biz, kami sempat menyambangi beberapa customer besar disana, seperti PT Musim Mas, PT Marumitsu, PT Nusira, "K" Line, Meratus dan pastinya sowan ke PT Kereta Api Indonesia (KAI) wilayah kerja Sumut. Thanks pak Nasir dan pak Yoseph.

Juga disempatkan mengunjungi pelabuhan laut Belawan yang sudah lama ndak dikunjungi karena terakhir meninjau Medan saat bekerja d PT Meratus Line tahun 2002-2003 saat membuka keagenan Dongnama Shipping (DNA), yang kini sudah almarhum.


Juga disempat-sempatkan mengabadikan gedung kuno yang merupakan warisan “djaman baheula” sehingga perlu dilestarikan dan di khazanah KAI masuk kategori heritage. Bagus banget pokoknya deh.

Berikut ini liputan selama kunjungan di Medan di bulan Desember 2012.








Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
For biz development biz of PT Kereta Api Logistik (KALOG) in the region of North Sumatra, we make a visit to the field at the end of 2012. Here's the reports.

Friday, February 8, 2013

[KU-039/2013] Pembangunan Tol Jangan Rugikan Masyarakat


SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pembangunan jalan tol Palembang-Indralaya diharapkan jangan malah merugikan masyarakat, terutama warga yang langsung terkena imbas pembebasan lahan. Sebab, pembangunan jalan tol yang seharusnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, malah menimbulkan kerugian.

"Jangan jadi polemik pada masyarakat. Bangun jalan tol ini kan diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan. Jangan sampai malah menimbulkan kerugian kepada masyarakat khususnya warga yang terkena imbas pembebasan lahan," ujar mahasiswa Unsri, Zulfikar, Jumat (8/2/2013).

Ia mengharapkan, pembangunan jalan tol ini jangan menimbulkan masalah baru di masyarakat sebab bisa menghambat pembangunan.

Terkait adanya aspirasi mahasiswa kemarin, yakni unjuk rasa pada saat peresmian pembangunan jalan tol, dinilai bukan menentang kebijakan pembangunan, tetapi mahasiswa mendukung kebijakan dan pembangunan yang diambil pemerintah.

Mahasiswa, kata Presma Unsri Taufik Akbar, akan mengawal proses pembangunan hingga selesai dan tidak merugikan siapapun. "Makanya, kami dari Unsri akan mengawal program ini  hingga finish," kata Taufik.

Sumber : Sriwijaya Post, 08.02.13.

Catatan:
Berita terkait pembangunan jalan tol Inderalaya – Palembang, silahkan baca [KU-038/2013] Alex Noerdin Minta Pembangunan Tol Selesai 14 Bulan.

[English Free Translation]
Highway construction between Palembang-Indralaya is expected not to harm the public, especially local residents which directly affected by the land acquisition. Therefore, the construction of toll roads should improve the welfare of the people, even cause harm.

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...