Thursday, January 7, 2016

[KG-007/2016] BoD KALOG Kunjungi JICT + SAO



JaKaRTa: Rabu 07/01/16, telah dilaksanakan uji coba lokomotif melewati rel kereta api (KA) yang udah direvitalisasi (baca : baru selesai dibenerin), dari Stasiun Pasoso ke lokasi kawasan Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta.

Kamis 08/01/16, jajaran direksi PT Kereta Api Logistik (KALOG) mengadakan kunjungan ke area CY JICT di pelabuhan Tanjung Priok, yang akan disinggahi dan dilayani moda angkutan kereta api (KA) kontainer pelabuhan - sekitar mid-Februari 2016 mendatang.

Adapun kunjungan board of directors (BoD's) KALOG kali ini yakni mendampingi kehadiran rombongan PT Kereta Api Indonesia (Persero) beserta jajaran, yang dipimpin oleh Direktur Utama, dikawani rombongan PT KAPM selaku kontraktor pengerjaan area.

Tim KALOG diperkuat GO, GB dan jajaran VP serta Manager. Setelah itu, menyusul tim SAO untuk mendukung pelaksanaan operasional KA. Tooop deh pokoknya, nyaris sempurna en full team.

Acara kunjungan hari ini untuk memastikan kesiapan moda angkutan KA beserta sarana + prasarana dalam menyikapi rencana pengoperasian KA pelabuhan dalam waktu dekat. Bila rencana ini maujud, jelas merupakan kemenangan politis pemerintahan saat ini.

Terlampir dokumentasi kunjungan BoD KALOG ke JICT. Siiip persiapan harus tetap jozz. Selamat menyimakkkkkk ….


Sumber : KALOG / Foto : RAM – Boni – Sulton – Syarifudin.

[English Free Translation]
Thursday, januray 7th, 2016, the directors of PT Kereta Api Logistik (KALOG) made a visit to the JICT at Tanjung Priok port area, which will be serviced rail transport modes to container port - around mid-February 2016. 

Wednesday, January 6, 2016

[KU-006/2016] KAI Bidik Pendapatan Rp 20 Triliun Di 2016


JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan pendapatan sebesar Rp 20 triliun sepanjang tahun 2016.

Target pendapatan ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan target pendapatan pada tahun 2015 lalu yang mencapai Rp 15,7 triliun.

Menurut Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, peningkatan target pendapatan perseroan memang mengalami lonjakan yang cukup tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Meskipun demikian, Edi mengaku pihaknya bukan tanpa alasan memasang target yang sedemikian agresif.

"Di tahun 2014 target pendapatan kita Rp 10,6 triliun dan 2015 Rp 15,7 triliun. Ini memang diletakkan target yang agresif, kalau tidak tercapai maka akan mendekati angka yang mau dicapai itu. Tahun 2016 ini kita target Rp 20 triliun," kata Edi, Rabu (6//2016).

Edi menjelaskan, target pendapatan perseroan yang lebih tinggi dibandingkan target di tahun lalu ini akan lebih banyak didorong peningkatan jumlah angkutan barang.

Meskipun demikian, perseroan tetap melakukan upaya peningkatan jumlah angkutan penumpang. Menurut Edi, peningkatan target angkutan barang pada tahun 2016 akan didorong oleh rampungnya pembangunan jalur ganda atau double track di Sumatra Selatan.

Dengan demikian, volume angkutan barang akan dapat meningkat. Edi menjelaskan, sarana angkutan barang dengan moda kereta api tidak hanya meningkatkan efisiensi waktu dan biaya, namun ada beberapa manfaat lain yang dapat diperoleh.

Ia menyebut, selain penggunaan truk untuk angkutan barang akan berkurang, kerusakan jalan dan tingkat kecelakaan pun akan berkurang.

Terkait besarnya potensi angkutan barang, Edi memberikan gambaran bahwa saat ini angkutan barang berupa pengangkutan batu bara di Sumatra Selatan dilayani oleh 60 gerbong.

Saking panjangnya rangkaian, panjang puluhan gerbong tersebut bisa mencapai 1,2 kilometer.

"Target 2016 kita fokus ke barang. Tahun ini double track di Sumatra Selatan sudah selesai. Prediksinya tadinya selesai di Juli 2015, tapi belum selesai. Ini bisa genjot angkurab barang, di samping juga genjot pendapatan KAI," jelas Edi.

Sumber : Kontan, 06.01.16.

[English Free Translation]
PT Kereta Api Indonesia (KAI) is targeting revenue of Rp 20 trillion in 2016. This revenue target is significantly higher than the target of revenue in 2015, which reached Rp 15.7 trillion.

Tuesday, January 5, 2016

[KU-005/2016] Warga Ambarawa Desak KAI Buka Tempat Parkir

AmBaRaWa: Merasa jengkel dengan manajemen museum dan Stasiun Ambarawa yang tidak segera membuka tempat parkir untuk pengunjung, warga Ambarawa mengancam akan menggelar aksi besar-besaran.

Pasalnya, dengan tidak disediakannya tempat parkkir, kendaraan pengunjung museum dan stasiun tersebut diparkir di sekitar stasiun. Hal itu menyebabkan kemacetan.

Koordinator Komunitas Ambarawa, Puguh Prasetyo mengatakan, tidak hanya permasalahan kekacauan lalu lintas dan kesemrawutan tata parkir di sekitar museum saja. Lahan parkir Pasar Warung Lanang dan di depan toko-toko juga dipadati kendaraan pengunjung.

"Kami sebenarnya sudah menyampaikan keluhan ini, namun tidak ada solusi. Sehingga kami menggalang dukungan untuk mendesak tempat parkir museum KA segera dibuka," tuturnya.

Sementara Manager Museum PT KAI Sapto Hartoyo mengatakan, pihaknya sudah mengetahui adanya desakan warga, temasuk surat dari Polsek Ambarawa. Sehingga pihaknya langsung merespon untuk segera membuka.

"Ya, kami tahu permasalahan tersebut, dan sudah ada perintah untuk membuka tempat parkir. Kalau tidak sore ini, ya besok pagi kami buka," tuturnya.


Sumber : Jawa Pos, 31.12.15 / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Annoyed with Ambarawa station and museum management that does not immediately open parking lot for visitors, residents Ambarawa threatened to hold a large-scale action. Oooh oh. What shud they gonna do ?.

Monday, January 4, 2016

[KG-004/2016] OCO & ONO Sidak Ke Lapangan - 04/01/16

JaKaRTa: Kegiatan operasional 70 persen didominasi persoalan di lapangan. Karenanya harus pandai-pandai menyiasati agar setiap permasalahan yang timbul bisa diantisipasi dengan cukup. Dasarnya : menguasai ilmu lapangan.

Ini hari, Senin 04/01/16 Manager Operasi Divisi Container / OCO melakukan inspeksi mendadak ke Stasiun Sungai Lagoa (SAO) sementara Manager Operasi Non Container (ONO) ke Stasiun Nambo (NMO). SAO fokus dimuatan kontainer sedangkan NMO untuk angkutan semen / barang.

Berikut ini sejumlah kombinasi cek lapangan di SAO : cek hasil pengecoran, cek jalur rencana perpanjangan jalur bongkar dan melihat 3 (tiga) unit loko CC206 yang siap dikirim ke Lampung (oleh pihak lain ya). Kebetulan pas lagi parkir nunggu antrian muat.


Di NMO : cek proses repair palet, memeriksa kondisi lampu penerangan di dlm overcaping, cek kondisi saluran air/gril di jalur 5, monitor hasil pekerjaan pengeboran sumur bor, briefing sekaligus pengarahan kepada tim NMO dan melakukan koordinasi dengan PIC PT ITP terkait masalah kendala packer di plant ITP.

Dokumentasinya terlampir.


Sumber : KALOG / Foto : RAM - Iwan R. - Sulton - Haris - Fiki.

[English Free Translation]
Monday, January 4th, 2016 Container Division Operations Manager / OCO make unannounced visits to the Sungai Lagoa (SAO) while Non Container Operations Manager (ONO) visit to Nambo (NMO) station. SAO focus on cargo containers while NMO to transport cement.

Sunday, January 3, 2016

[KG-003/2016] AXI-KALOGers M5 Des 2015


Pasti ada aja yang nanya, koq bukannya bulan Januari 2016 juga termasuk ? Kita nge-set minggu ke-5 Desember 2015, dokumentasinya ditutup tepat saat pergantian tahun. Untuk sesi Januari 2016 nanti dihitung minggu depan sebagai minggu pertama karena cuma ada 3 (tiga) hari doank.

Kegiatan di minggu ke-5 Desember 2015 ada acara perpisahan PsH (mantan VP Operasi Non Container/ON) yang kini menjadi Sekper di PT KAI Commuter Jabodetabek, posko VP di beberapa Daop (ini fotonya relatif sulit dimintain) dan aktifitas KALOGers rutin, baik yang dinas maupun nglencer he he he.

Enjoy aja deh ya.

Sumber : KALOG / Foto : KALOGers.

[English Free Translation]
Activity in the 5th week of December, 2015, there’re PsH farewell event (former VP of Operations Non Container / ON) who is now a Corporate Secretary PT KAI Commuter Jabodetabek, some KALOGers routine activities, both on duty or/and travelling.

Friday, January 1, 2016

[KU-002/2016] Transportasi Darat: Publik Kian Mengidolakan Kereta Api


JAKARTA: Tidak dapat dipungkiri KA kian menjadi idola masyarakat perkotaan hingga pedesaan. Umumnya, publik memilih KA karena selain cepat juga nyaman. Mulai dari melewati pegunungan indah hingga bentangan sawah yang menyejukkan mata.

Beberapa tahun silam kenikmatan itu sulit dirasakan bila mudik. Tapi sekarang semua penumpang bisa duduk dengan nyaman. Peningkatan kualitas layanan tsb ternyata membuat KA semakin memikat orang. Tidak ada lagi keraguan mendalam terhadap kelayakan yang diterima dari merogoh kocek lebih untuk tiket tsb.

Memang ada kualitas ada harga, dimana pelayanan disesuaikan dengan uang yang telah dikeluarkan penumpang. Layanan KA ekonomi yang dulu dikatakan tidak manusiawi sekarang naik peringkat layaknya layanan KA bisnis pada masa lampau.

Dirut PT KAI Edi Sukmoro menyatakan memang bakal terjadi penurunan jumlah penumpang sebesar 4,1% dari 71 juta orang pada tahun lalu menjadi 68,15 juta orang pada 2015. “Dulu untuk lokalan, capnya boleh lebih dari 150%, sekarang maksimal hanya 150% dan ada penyesuaian tarif,” paparnya, (26/12).

Selain itu, dia menjelaskan penurunan itu dipicu ada revisi shifting class dari KA kelas bisnis menjadi KA kelas eksekutif. Walaupun jumlah penumpang turun, pendapatan meningkat hingga 8,2% dari Rp4,1 T pada 2014 menjadi Rp5 T hingga 24 Des 2015.

Peningkatan pendapatan itu juga disertai ketersediaan jumlah rangkaian sesuai Gapeka yang naik 9,6%.

Sumber : Bisnis Indonesia, 31.12.15.

[English Free Translation]
Several years ago it was difficult to feel pleasure when going home by train. But now all the passengers can sit comfortably. Improved quality of service, they will be turned out to make the railway more attractive to all the people. There is no doubt to receive in-depth the feasibility of spend more for the ticket.

[KG-001/2016] Tahun Baru Versi KALOGers

JaKaRTa: Walau ada bau-bau posko ato piket, tetep aja klo naluri pengen nikmatin acara taon baruan muncul, ya ikut nikmatin. Ada yang antar temen, ada yang hobi ngumpul-ngumpul dan bakar ikan ato ikut pawai keililing kampung ? Ahh pokoknya kepingin aja ngeramein.

Walau gak bisa meliput semua aktifitas detik-detik pergantian tahun tapi inilah seni untuk menikamti acara tsb. Ada yang tafakur di rumah, shalat malam dlsb. Intinya, semua aktifitas sah-sah aja dan cuma buat sekedar ngeramein, kenapa ngga?. Klo ada yang pro, ya silahkan rame-rame tapi klo ada yang kontra, ya tapa di rumah ae.

Ada aktifitas di malam pergantian tahun tapi ada juga aktifitas di siang harinya. Gak melulu harus malam hari, pagi ato siangnya pun boljug buat diliput. Gak ada batasan waktu. Yang penting hepi sebatas yang diijinkan dan gak berlebihan. Piiiis.

Gitu aja koq repot - Gus Dur loh yang ngomong.

Sumber : Dari Sana-sini.

 [English Free Translation]
Consider some activities of KALOGers on New Year's Eve. Even there's not too much but still exist.

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...