Monday, December 30, 2013

[KG-349/2013] Parade Foto Langka KALOGers (Bagian 2/2)

JaKaRTa: Lama sudah tak merilis foto versi usil KALOGers. Kali ini, koleksinya sudah lumayan, sudah waktunya untuk menampilkan tingkah laku KALOGers dalam kesehariannya ... Jangan terlalu diseriusi karena hal ini tidak terjadi setiap saat dan tergantung kejelian fotografer semata.

Saking pening dan kusutnya, kadang ada aja tindakan KALOGers yang mengundang senyum ato tawa kecil karena lucunya (tidur di sembarang tempat, karaokean bareng sebagai pereda stres, dll), bisa juga senyum kecut karena ada beban tugas lain.

Ikuti aja suka-duka KALOGers. Jujur, gak ada niatan mendiskreditkan seseorang ato lembaga, cuma merilis bentuk keusilan semata dan ingin membagikan keusilan kepada sesama KALOGers. Lain tujuan ? Gak ada deh ... Lihat cuplikannya yuuuuk !

Oh iya, cuplikan berikut ini merupakan parade foto langka KALOGers bagian 2/2 (penutup). Kalo mau senyum, ajak-ajak yang lain, jangan sendirian. Nanti dikira lagi kumat, khan sama-sama gak ngenakin jadinya xi xi xi.

Enjoy the photo's. Cheeers.

Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]

These pictures are humorous and half serious incident of the KALOGers. If you suffer from abdominal pain or toothache, its better not to look the photograph there. Wait your leisure time. Thanks a lot for your time, to see the photo’s.


Sunday, December 29, 2013

[KG-348/2013] Parade Foto Langka KALOGers (Bagian 1/2)

JaKaRTa: Lama sudah tak merilis foto versi usil KALOGers. Kali ini, koleksinya sudah lumayan, sudah waktunya untuk menampilkan tingkah laku KALOGers dalam kesehariannya ... Jangan terlalu diseriusi karena hal ini tidak terjadi setiap saat dan tergantung kejelian fotografer semata.

Saking pening dan kusutnya, kadang ada aja tindakan KALOGers yang mengundang senyum ato tawa kecil karena lucunya (tidur di sembarang tempat, karaokean bareng sebagai pereda stres, dll), bisa juga senyum kecut karena ada beban tugas lain.

Ikuti aja suka-duka KALOGers. Jujur, gak ada niatan mendiskreditkan seseorang ato lembaga, cuma merilis bentuk keusilan semata dan ingin membagikan keusilan kepada sesama KALOGers. Lain tujuan ? Gak ada deh ... Lihat cuplikannya yuuuuk !




Oh iya, cuplikan berikut ini merupakan parade foto langka KALOGers bagian 1/2, sambungannya (bagian 2/2) dimuat keesokan harinya. Jangan tahan senyum Anda, bisa berbahaya. Tiba-tiba bunyi preeet .... gak tanggung jawab. Maksudnya celana robek tuh he he he.

Enjoy the photo's. Cheeers. To be continued.

Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
These pictures are humorous and half serious incident of the KALOGers. If you suffer from abdominal pain or toothache, its better not to look the photograph there. Wait your leisure time. On your mark, and set ... GO !


Saturday, December 28, 2013

[KU-347/2013] Tugu Seagames Icon Palembang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Pengerjaan air mancur di Masjid Agung yang merupakan icon kota Palembang, setelah menunggu sekitar enam bulan selesai 100 %, Sabtu (28/12/2013) Feri Yudi selaku pengawas dari kontraktor CV Putri Agung mengaku semua pengerjaan dikerjakan siang dan malam oleh 50 pekerja asli putra daerah.

Feri mengatakan dalam waktu enam bulan mereka bekerja dan Alhamdulillah rampung juga, Bundaran Air Mancur (BAM) nanti menjadi Tugu Seagames sebagai peringatan pelaksanaan Seagames yang sukses di kota Palembang. " Alhamdulillah selesai sekarang masyarakat Palembang sudah dapat menikmati kembali," ujarnya.

Dalam menyambut tahun baru yang tidak lama akan dirayakan manusia seluruh dunia, kini Kota Palembang pun dapat kembali menikmati pergantian tahun di Tugu Seagames tersebut, karena BAM memang merupakan salah satu tempat favorit bagi masyarakat Palembang untuk berlibur atau sekedar duduk-duduk.

Feri menambahkan, untuk acara peresmian Tugu Seagames tersebut menunggu instruksi Walikota Palembang Romi Herton, yang kemarin telah meninjau lokasi Tugu yang telah rampung. "Untuk pereamian menunggu intruksi Wali kota Palembang, bersama dinas Penerangan Jalan Pertamanan dan Perkuburan (DPJPP) kota Palembang,"ungkap Feri.

Sobri salah satu masyarakat yang melintas bersama komunitas sepeda, merasa senang akhirnya bundaran air mancur tersebut selesai. Jadi masyarakat dapat kembali menjadikan air mancur jadi salah satu tempat wisata. "Kami selaku warga Palembang merasa senang, rampungnya Tugu Seagamaes yang menjadi kebanggaan warga Palembang," katanya.

Pantauan Sripoku.com di lapangan, air mancur yang rencananya akan menjadi tugu Seagames tersebut, kini dilengkapi 11 bendera negara peserta Segames yang disusun rapi mengitari air mancur, dan terlihat beberapa pegawai masih membersihkan sisa pekerjaan, malam harinya sudah ramai muda-mudi duduk-duduk ditepi Air Mancur
Sumber : Srwijaya Post, 28.12.13 / Kredit Foto : Budaya 1990.
[English Free Translation]

Work on the fountain in the Masjid Agung or Grand Mosque which is an icon of the city of Palembang, after about six months done eventually completed 100% on Saturday (28/12/2013). Yudi Ferry as the supervisor of the contractor claimed all the work is done day and night.

Friday, December 27, 2013

[KU-346/2013] Larangan Ekspor Mineral dan Batubara Harus Ditaati

Bisnis.com,  DEPOK – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan tidak akan ada relaksasi soal larangan ekspor mineral dan batubara. Kementerian mengharapkan agar pengusaha melaksanakan UU No.4/2009.

Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo menegaskan pemerintah sudah berusaha mencarikan jalan keluar yang tidak melanggar undang-undang. Hanya saja, jalan keluar itu belum ada. “Kalau kita melakukan sesuatu tapi melanggar UU, pasti semua eselon menolaknya,” katanya, Senin (23/12/2013).

Menurutnya, industri tidak serius dalam menjalankan UU ini. Pasalnya, pengusaha sudah diberi waktu lima tahun tetapi tidak ada perubahan. Masalahnya, katanya, bila pembangunan smelter di Indonesia tidak jalan, Indonesia tidak akan mendapat nilai tambah lebih karena selama ini, negara mengimpor bahan-bahan baku dari luar. Padahal, selama ini Indonesia mengekspor 95% dari bahan mentah ke luar negeri.
Dia mengatakan kalau UU itu diterapkan, maka kekayaan sumber daya air dan kekayaan alam menjadi milik negara. Padahal, jelasnya, saat ini sumber daya kekayaan itu dimiliki oleh sebagian orang yang memiliki dana kemudian mengeruk tanah seenaknya lalu ditinggal dan pemerintah tidak mendapat apa-apa.
“Miris,” katanya saat mengilustrasikan kunjungannya ke Kendari dan Kolaka. Dia melihat ada pulau yang hampir habis akibat penambangan illegal dan pemerintah tidak mendapatkan apa-apa. Menurutnya, pulau-pulau itu terkesan diperkosa, dimutilasi kemudian ditinggalkan.
Dia menilai bila ada perusahaan yang gulung tikar, ya dibiarkan saja, “ Kalau memang illegal, buat apa diurus,” ujarnya.
Sumber : Bisnis Indonesia, 23.12.13.
Catatan,
Rujukan terkait dengan isu diatas, silahkan baca [KU-339/2013] Per 12 Januari 2014, Ekspor Mineral Dilarang dan [KU-338/2013] Peraturan Pemerintah Turunan UU Minerba Dirilis 12 Januari 2014.
[English Free Translation]

Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM) insists there will be no relaxation of the ban on exports of mineral matter and coal. The Ministry expects that employers implement the Law No.4/2009.

Thursday, December 26, 2013

[KG-345/2013] Survei Ke Stasiun Cisaat, Sukabumi 24/12/13

SuKaBuMi: Kebutuhan pengiriman barang dari kota Sukabumi dan sekitarnya sudah sangat mendesak harus menggunakan moda kereta api (KA). Bila tidak, akan mengalami kendala dalam hal pasok barang ke Customer.

Alkisah, hari Selasa 24/12 pagi berangkat dari pusat kota di Gondangdia jam 07.30 dan mencoba berkendara dengan mobil kantor. Perkiraan 3 jam, molor abiiiiz dan ternyata tiba di pusat kota Sukabumi sekitar jam 13.00.

Karena pas kebetulan jam istirahat maka kami makan siang terlebih dahulu agar tidak merepotkan tuan rumah dan sesampainya di stasiun Cisaat, langsung lapor PPKA karena kebetulan Kepala Stasiun (KS) Cisaat sedang tidak di tempat karena ada pembinaan di stasiun Cibadak.

Singkatnya, kami langsung turun ke lapangan melihat potensi angkutan barang via stasiun Cisaat (dimungkinkan atau tidak) serta mengukur secara random panjang emplasemen, ruang terbuka CY dan jalur rel yang bisa dipakai untuk keperluan muat dan bongkar barang.

Setelah beres. Jadual perjalanan mempunyai catatan tersendiri. JKT-Sukabumi ditempuh dalam waktu 5,5 jam dan kembalinya (Sukabumi-JKT) 4 jam lebih sudah merupakan catatan tersendiri. Tidak mengherankan bila pengoperasian “KA Pangrango” (penumpang) mendapat sambutan hangat dari pengguna jasa.

Sebagai contoh, menggunakan KA Pangrango dari Bogor ke stasiun Cisaat, Sukabumi “hanya” membutuhkan waktu paling pol 2 jam saja alias 120 menit. Bayangkan dengan menggunakan mobil pribadi / kantor ? Jauh beda khan ?.

Semoga hasil survei yang kami lakukan bisa memberikan salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Doain aja.

Simak hasil laporannya dalam dokumentasi foto sebagai berikut ini.


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]

Tuesday 24/12, we conducted a survey to the Cisaat and surrounding in Sukabumi. The result: dense traffic heading to and from Sukabumi was very crowded. In the next 1-2 years, should be assisted by freight train. If it’s not well-anticipated, the level of congestion will be unusually severe.


[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...