Wednesday, August 31, 2011

[KG-060/2011] Pesan Dirut Di Hari Lebaran 1432 H

Diundur atau tidak, Lebaran 1432 Hijriah tahun ini atau yang bertepatan dengan tanggal 31/08/2011 tetap memiliki makna tersendiri di benak umat Muslin di tanah air. Rasa-rasanya, baru kali ini merasakan Lebaran mundur dari jadual kalender Masehi.

Sebulan penuh umat Muslim di berbagai belahan dunia melaksanakan ibadah Puasa sebagai sarana revitalisasi diri, pembentukan watak baru melalui penggemblengan disiplin puasa serta memaknai jiwa baru sesudah dosa-dosadihapuskan.

Gambaran tersebut, tercermin dari wajah-wajah berseri, setelah bertemu sanak saudara dan handai taulan. Umur tak dapat ditebak, pekerjaan sulit dihindari karena sama-sama terintegrasi dalam diri manusia kalau dia ingin tetap eksis.

Melalu forum ini, Direktur Utama PT. Kereta Api Logistik (KALOG), Yayat Rustandi menyampaikan pesan untuk tetap memupuk tali silaturahim dan kekeluargaan serta menjaga sikap saling menghargai agar bisnis KALOG dan hubungan baik dengan sesama tetap terbina.

Juga diamanahkan bagi semua insan KALOG sesampainya di tempat tugas kelak, jangan bekerja biasanya tetapi bekerja seharusnya, jangan bekerja sekedar menjalankan tugas tetapi menyelesaikan tugas.

Untuk itu, selaku penanggung jawab KALOG, Dirut mengajak segenap jajaran dan pimpinan perusahaan, mari kita bekerja seharusnya dan selalu menyelesaikan tugas. Terima kasih.

Akhir kata, "Selamat Idul Fitri 1432 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin".

Wass. YR.

Bandung, 31 Agustus 2011 

[English Free Translation]
Message form KALOG’s management during Lebaran festive.

Sunday, August 28, 2011

[KU-059/2011] Langgar Ketentuan, Truk Batu bara Diamankan

SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Puluhan tronton angkutan batu bara dari Kabupaten Lahat yang diduga berasal dari perusahaan batu bara PT DP, Kamis (25/8/2011) malam diamankan tim gabungan Polres, Dishub dan Pol-PP  OKU Timur di ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng), tepatnya di Desa Tanjung Kemala Kecamatan Martapura.

Puluhan tronton sarat muatan batu bara tersebut diduga sengaja melintasi Jalinteng saat malam hari sekitar pukul 23.00 untuk mengelabui petugas.

Sempat terjadi gangguan lalu lintas di ruas Jalinteng Desa Tanjungkemala akibat banyaknya angkutan batu bara yang terparkir di sisi badan jalan. Petugas terpaksa memindahkan puluhan tronton batu bara tersebut ke halaman Rumah Makan Minangbaru untuk menghindari kemacetan arus mudik.

Sopir tronton batu bara yang mengaku bernama Amrin (35), warga asal Talangjawa Utara, Kecamatan Lahat, mengaku berangkat dari wilayah Merapi sekitar pukul 15.00 sore. Transportir batu bara di Kabupaten Lahat kata dia, tetap mengangkut baru bara keluar Kabupaten Lahat sejak H-7.

“Mobil yang saya bawa ini milik Acit, semua mobilnya mengangkut batu bara menuju Provinsi Lampung dengan muatan sekitar 18 ton keatas. Seluruh mobilnya menggunakan bak mati,” katanya.

Seharusnya kata Amrin, bukan angkutannya yang dihentikan untuk menghindari kemacetan arus mudik dan arus balik. Perusahaan pertambangan yang seharusnya dihentikan dan ditutup sementara.

“Perusahaan akan rugi jika tetap beroperasi tanpa menjual batu bara keluar. Kalau memang tidak boleh mengangkut. Harusnya perusahaan yang dihentikan,” katanya.

Kapolres OKU Timur, AKBP Kristiyono, melalui Kasat Reskrim AKP Fitriadi Asnawi didampingi beberapa petugas Dishub dan sat Pol-PP membenarkan penangkapan puluhan tronton yang mengakut batu bara itu. Menurutnya, penangkapan tersebut menindaklanjuti surat edaran Gubernur Sumsel Alex Noerdin nomor 24/2339/Dishubkominfo/2011 yang diterbitkan pada tanggal 19 Agustus 2011 yang melarang angkutan batu bara dan angkutan kayu sejak H-7 hingga H+7.

“Mereka tidak mengindahkan larangan gubernur. Kita terpaksa menghentikan mereka dan memberi mereka peringatan untuk tidak beroperasi hingga H+7,” ungkapnya.

Sumber : Sriwijaya Post, 26.08.11 / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Coal trucking violating rules, arrested - article from local newspaper.

Saturday, August 27, 2011

[KG-058/2011] Kegiatan Selama Bulan Ramadhan

Apalagi sih yang paling sering dilakukan orang selama bulan Puasa ? Ya, buka bersama (buk-ber) dan ini seolah menjadi tren di kota-kota besar. Kita-kita ini (bisa jadi) termasuk yang terjangkiti virus buk-ber. Hanya itu saja ?

Ngga juga 'lah. Banyak kegiatan lain diluar itu yang ngga sempat terpotret dengan baik oleh kami, yang sehari-harnya bergelut dengan batu bara. Namun sumbangsih rekan-rekan semua di jaringan kerja PT. Kereta Api Logistik (KALOG), syukur alhamdulillah masih terjaga dengan baik.

Buktinya, selain momen buk-ber, ada momen lain yang terpotret dengan baik, semisal : kerja-bakti bersih-bersih jalanan ato bagi-bagi Sembako. Jumlahnya sih relatif alias ngga banyak-banyak cuma jangan selalu dinilai dengan yang tampak, rasakanlah dengan nurani dan hati. KALOG masih peduli.

Berikut ini sejumlah cuplikan gambar yang layak untuk ditampilkan. Selamat menyiimak.


Efektif per Sabtu (27/8) semua aktifitas operasional angkutan batu bara di jalur lintas umum maupun kawasan khusus, seperti yang saat ini dioperasikan di Kertapati, diliburkan untuk menghormati warga yang ingin merayakan Lebaran. Bahkan bila perlu membaur, kerja bakti bersama.

Ada waktunya untuk kerja, ada waktu untuk santai dan ada waktu untuk tetap peduli. Mo ngecap nar-sis keq, jangan tanggung-tanggung deh, iya-in aja. Yang penting pe-de dan jangan kuatir, KALOG tetap membumi.

Sumber : KALOG / Foto : Kontribusi rekan-rekan KALOG.

[English Free Translation]
 Activities during Ramadhan season (fasting month).

Friday, August 26, 2011

[KG-057/2011] Kunjungan Tim KALOG Ke SumSel 23-25/08/2011

Untuk ke sekian kalinya, petinggi-petinggi PT. Kereta Api Logistik (KALOG) melakukan check & re-check atas perkembangan konstruksi conveyor serta persiapan commissioning, yang diharapkan bisa tuntas akhir bulan Agustus ini. Kendala di lapangan pasti ada.

Namun tugas pemantauan sudah melekat dan menjadi kewajiban Kantor Pusat (KanPus) agar jadual yang dirancang sebelumnya, dapat dipenuhi dan segera beroperasi. Kunjungan tim KanPus berlangsung selama 3 hari, mulai Selasa (23/08) hingga Kamis (25/08) dengan tugas bervariasi.

Turut serta dalam kunjungan tim KALOG kali ini Yayat Rustandi (Direktur Utama), Dwi S.R (VP Keuangan), Edi (VP Biz Development & IT), Philipus Surjanto (VP Marketing) serta Gangsar (Operation). Boleh dibilang nyaris full team he 3x.

Itulah wujud kepeduluan dan dukungan moral KanPus untuk area Sumatera Selatan yang kini tengah menggeliat dan semoga harapan ini tidaklah isapan jempol belaka. Dibutuhkan kerjasama tim, kerja keras dan kepedulian terhadap lingkungan agar semuanya berjalan lancar.

Pun dijajaki beragam peluang yang ada di Sumatera Selatan agar KALOG bisa mengembangkan bisnisnya di sektor logistik, suatu hari. Tak melulu mengurusi batu bara. Peluang harus ditekuni supaya bisa maujud. Amin.
Berikut ini liputan singkatnya.






















































Sumber : KALOG / Foto : RAM – Budi S.

[English Free Translation]
The team's visit to South Sumatera - August 23-25, 2011.

Monday, August 22, 2011

[KU-056/2011] Tiga Pelabuhan Akan Terima Alat Bongkar Muat

NANJIN, China: Tiga pelabuhan di bawah pengelolaan PT Pelindo II pada Juli dan Agustus ini akan menerima alat bongkar muat yang dipesan perseroan BUMN itu dari China.

Hambar Wiyadi, Korporat  Sekretari Bidang Humas PT Pelindo II, mengatakan ketiga pelabuhan itu adalah Panjang di Lampung, Boom (Baru) Palembang di Sumatra Selatan dan Pontianak di Kalimantan Barat.

Menurut dia, proses pengiriman akan dilakukan mulai Juli dari Pelabuhan Nanjin, China, sehingga Agustus sudah sampai ke Indonesia dan langsung dipasang.

"Pengiriman alat-alat itu bagian dari proses peningkatan produktivitas bongkar muat," katanya saat dinner bersama Director Senior Engineer Nanjing Port Machinery Plant Zhu Cong Bing, malam ini.

Hadir Sekretaris Perusahaan PT Pelindo II Rima Novianty, Manajer Terminal Peti Kemas Panjang Zulasman, General Manager PT Pelindo II Pontianak Solikhin, General Manager PT Pelindo II Palembang Andi Isnovandiono, Senior Manager Perencanaan PT Pelindo II Rita Ariani dan Senior Manajer Peralatan PT Pelindo II Hariadi Budi Kuncoro.

Solikhin, General Manager PT Pelindo II Pontianak, mengatakan saat ini kinerja arus barang melalui Pelabuhan Pontianak terus meningkat sehingga kedatangan alat-alat tersebut akan memacu pelayanan.

PT Pelindo II sendiri memacu investasi pengadaan peralatan bongkar muat dan pelabuhan guna meningkatkan produktivitas dan pelayanan dalam percepatan arus barang.

Pada 2010,  PT Pelindo II sudah menginvestasikan dana untuk meningkatkan fasilitas dermaga  dan peralatan bongkar muat senilai Rp1,1 triliun.

Sementara  pada  2011,  total nilai investasi untuk fasilitas dermaga dan peralatan bongkar muat ditingkatkan menjadi Rp2,5 triliun atau naik 140% dibandingkan 2010. (tw)

Sumber : Bisnis Indonesia, 18.08.11.

[English Free Translation]
The three ports will receive new cranes - article local newspaper.
 

Sunday, August 21, 2011

[KG-055/2011] Stasiun Kertapati Bersolek

Ngga cuma manusia yang bisa berias, stasiun pun ikut bersolek. Bukan karena medekati momen Lebaran lantas ikut latah berbenah diri, namun karena memang kebutuha. Sudah waktunya dipercantiklah.

Stasiun Kertapati merupakan salah satu stasiun kereta api (KA) peninggalan jaman Belanda di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), berlokasi di Palembang dan sudah berdiri sejak sebelum kemerdekaan RI.

Dari dulu sampai sekarang, cak itulah (kalo wong kito ngomong). Kebetulan penyelenggaraan kegiatan olah raga bertaraf internasional SEA Games 2011 akan dilangsungkan di ibukota Sumsel, tanggal 11-22 November mendatang. Jadi ngga salah bila pembenahan dilakukan sekalian.

Stasiun ini tengah dirombak dan gambaran umumnya bisa dilihat dalam rentetan foto berikut ini.





























Semoga dalam waktu dekat, sudah bisa dilihat wajah stasiun Kertapati yang futuristik. Sabaaaar.

Sumber : KALOG / Foto : RAM

[English Free Translation]
Kertapati's renovation is on.

Saturday, August 20, 2011

[KU-054/2011] Stop Angkutan Batubara Saat Mudik

SRIPOKU.COM, LAHAT - Diprediksi akan menghambat perjalanan pemudik, operasional truk pengangkut batu bara  diminta dihentikan sementara.

Hal tersebut agar arus kendaraan pemudik tidak terganggu saat melintasi Jalinsum di wilayah Kabupaten Lahat. Panitia Khusus (Pansus) Batubara DPRD Kabupaten Lahat, mendesak agar Gubernur segera mengeluarkan himbauan kepada seluruh Perusahaan Batu Bara dan Transportir

Menurut Ketua Pansus II DPRD Kabupaten Lahat  Niko Pransisko, truk pengangkut batu bara sangat berpotensi menghambat laju kendaraan pemudik. Karena mereka kerap konvoi bersamaan hingga lima sampai enam truk. Sehingga kendaraan lain, kesulitan untuk mendahului. Belum lagi truk yang mengalami kerusakan dan macet, hingga sangat mengganggu kelancaran arus kendaraan.

Karena itu, pihaknya mendesak pemerintah Provinsi Sumsel melalui Gubernur, untuk segera menghimbau dan mengeluarkan keputusan. Agar truk pengangkut batu bara, berhenti beroperasi sementara waktu. Agar pemudik yang akan melewati jalan di wilayah Sumsel pada umumnya dan Kabupaten Lahat pada Khususnya, tidak mengalami hambatan.

"Kami berharap Gubernur Sumsel, segera menerbitkan surat imbauan kepada perusahaan batu bara dan trasportir," ujar Niko Pransisko.

Sumber : Sriwijaya Post, 19.08.11.

[English Free Translation]
Stop coal transport during "mudik" season. Mudik means "back to their home village".

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...