Sunday, February 21, 2016

[KG-051/2015] AXI-KALOGers M3 Feb 2016


JaKaRTa : Selalu ada momen yang bisa didokumentasikan dalam kegiatan setiap insan. Apapun itu. Demikian juga untuk KALOGers, setidaknya ada yang bisa di-share di minggu ke-3 bulan Februari (M3 FEB 2016) ini. Apa aja tuh ?

Peristiwa yang gaungnya nasional pastinya proyek kereta pelabuhan, yang uji cobanya dilaksanakan pada hari Kamis tgl 18/02 dan bisa dibilang lancar dan sukses. Dihadiri oleh Menko Kemaritiman & Sumber Daya Rizal Ramli, sementara dari PT KALOG diwakili PYMT Dirut dan Direktur Operasi & Pemasaran Sugeng Priyono.


Selain itu, acara peresmiannya akan dilangsungkan pada hari Minggu tgl 28/02 mendatang. Persiapan berikut jauh lebih rumit, untuk itu tengah disusun panitia khusus untuk menyambut acara tersebut. Fasilitatornya tetap dari Kemenko Kemaritiman. Bismillah.

Kemudian yang juga berbahagia adalah Netty Romyati (staf Collection - Divisi Keuangan & Akuntansi PT KALOG) yang mendapat momongan baru dan pertama kali. Bayi tsb lahir pada hari Rabu, 17/02/2016 jam 22.35 WIB di RSIA Restu Kasih Cililitan, Jakarta Timur. Berat bayi 3,65 kg dan panjang 49 cm. Selamat ya.


Disela2 kesibukan, ada baiknya KALOGers mendoakan salah satu kerabat yang tengah dirawat di RSPAD Gatot Subroto Jakarta karena sakit. Mohon do'a restu untuk kesembuhan GM IT yang kini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit.


Disamping rentetan kegiatan keseharian, ada juga yang tengah biz trip, nyiapin ini-itu untuk proyek kereta pelabuhan JICT (persiapannya dan pernak-perniknya 'lah), pelatihan pemadaman kebakaran, pelatihan safety HM Sampoerna dan kegiatan lainnya.


Semoga bermanfaat. Have a nice day.

Sumber : KALOG / Foto : KALOGers.

[English Free Translation]
There is always a moment that could be documented in every KALOG’s activities. Whatever it is. The trial of port-train, the birth of the first baby, someone who was sick and hospitalized etc. Everything is summarized in KALOGers diary in the 3rd week of February 2016. Happy reading.

Saturday, February 20, 2016

[KU-050/2016] Menhub Jonan Terima Bintang Jasa dari Perancis

Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mendapatkan penghargaan berupa lencana bintang jasa “Chevalier de la Legion d'Honneur” dari Presiden Perancis Francois Hollande. Penghargaan tersebut diberikan melalui Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Corinne Breuze kepada Menhub Jonan di Jakarta, Jumat (19/2). Acara itu juga dihadiri Menko Polhukam, Luhut Binsar Pandjaitan.

Corinne Breuze mengatakan lencana "Legion d'Honneur" merupakan bintang jasa tinggi di Perancis. Penghargaan ini pertama kali diberikan Napoleon Bonaparte pada 1802 untuk menghormati jasa-jasa para pekerja sipil dan militer yang telah mengabdikan diri bagi kemajuan kehidupan masyarakat dunia.

Menhub Jonan menerima penghargaan tersebut karena telah memberikan sumbangsih besar dalam memajukan dan memodernisasikan perkeretaapian sebagai salah satu moda transportasi massal yang sangat dibutuhkan di Indonesia. Tidak banyak negara di dunia yang mampu melakukan perubahan perkeretaapian ke arah yang lebih baik dalam waktu cukup singkat.

Saat menjadi direktur utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Ignasius Jonan mampu melakukan perubahan dengan baik, termasuk memanfaatkan dan menerapkan sistem teknologi informasi,  sehingga perkeretaapian Indonesia telah digolongkan sebagai perkeretaapian modern.

Lebih lanjut Corrine Breuze mengatakan Menhub Ignasius juga berjasa membangun hubungan antar kedua negara, khususnya dalam pengembangan kereta api.

“Pemerintah Perancis berterima kasih atas keterlibatan dan dedikasi Ignasius Jonan dalam membesarkan hubungan antara dua perusahaan kereta yang membawa efek positif dalam hubungan bilateral kedua negara,” kata Corinne.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan sangat berterima kasih dan bangga, karena penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan Pemerintah Perancis atas kemajuan pembangunan dan modernisasi perkeretaapian dan transportasi di Indonesia.

Penghargaan ini akan menjadi pendorong bagi menhub dan seluruh jajaran Kementerian Perhubungan untuk lebih meningkatkan pembangunan di sektor transportasi, baik itu di darat, laut, udara, dan perkeretaapian, sesuai dengan fokus kerja Kemhub, yaitu dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan transportasi, meningkatkan kualitas pelayanan jasa transportasi, meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana transportasi, dan meningkatkan tata kelola dan regulasi sektor transportasi.

Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo telah menetapkan pembangunan transportasi massal berbasis kereta api khususnya di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Papua sepanjang 3258 km sebagai salah satu program strategis. 

Tujuannya untuk menghadirkan transportasi yang aman dan nyaman serta terkoneksi antarkota di Indonesia dan juga sebagai perwujudan Nawacita ke-1 dan ke-3, yaitu menghadirkan peran negara untuk kepentingan masyarakat dan membangun Indonesia dari pinggiran.

Sumber : BeritaSatu.com, 20.02.16.

[English Free Translation]
Ministry of Transportation (MOT) Ignasius Jonan received prize badge decoration "Chevalier de la Legion d'Honneur" of French President Francois Hollande. The award was given by the French Ambassador to Indonesia, Corinne Breuze to the MOT Jonan in Jakarta, Friday (19/2). Congrats !

Friday, February 19, 2016

[KU-049/2016] Akhirnya Pelabuhan Tanjung Priok Punya Kereta Lagi, Beroperasi Maret 2016


Jakarta -Hari ini, Kereta Pelabuhan Tanjung Priok dilakukan proses uji coba dari Stasiun Pasoso-Stasiun Jakarta International Container Terminal (JICT). Saat proses uji coba dihadiri oleh Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli. Kereta ini sempat mati suri.

Nantinya, kereta khusus pembawa kontainer ini akan dioperasikan oleh anak PT Kereta Api Indonesia (KAI), yaitu PT Kereta Api Logistik (Kalog).

Direktur Operasi dan Pemasaran Kalog, Sugeng Priyono menjelaskan, kereta pelabuhan siap beroperasi secara komersial pada minggu pertama Maret 2016.

"Kira-kira minggu pertama Maret, kita siap operasikan sarana pendukung dan sebagainya," kata Sugeng, di lokasi uji coba kereta pelabuhan, Stasiun JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (18/2/2016).

Saat ini, pengembangan jaringan kereta pelabuhan telah mencapai 95%. Sugeng menjelaskan, pihaknya sedang menyelesaikan pembangunan sarana tambahan seperti fasilitas penerbangan, kantor hingga stasiun JICT.

Kereta pelabuhan akan beroperasi pada tahap awal sebanyak 2 kali perjalanan pulang pergi. Artinya, ada 4 perjalanan kereta menuju Cikarang Dry Port. Setiap 1 kali perjalanan, kereta barang bisa menarik 30 gerbong datar. Setiap 1 gerbong datar terdiri dari 2 kontainer berkapasitas 1 TEU.

Artinya, lokomotif bisa membawa 60 kontainer dalam sekali perjalanan. Barang yang dibawa dikhususnya untuk kontainer ekspor dan impor.

"Tahap awal, operasinya saat malam hari ke Cikarang Dry Port," tambahnya.

Rute kereta pelabuhan, lanjut Sugeng, bisa diperluas hingga daerah Cikampek, Gedebage Bandung, hingga Serang Banten.

"Rute Cikarang Dry Port, tapi bisa dikembangkan sampai ke Gedebage. Kemudian bisa dikembangkan sampai titik angkutan logistik di Cibungur dekat Cikampek dan daerah Serang, yang merupakan pusat industri," ujarnya.

Sumber : detik, 18.02.16.

Catatan,
Berita terkait dengan pengoperasian kereta pelabuhan dan persiapannya, silahkan baca [KG-048/2016] Akhirnya, Kereta Pelabuhan JICT Di Uji Coba – 18/02/16 , [KG-047/2016] Sehari Sebelum Uji Coba Kereta Pelabuhan JICT - 17/02/16, [KG-045/2016] Lanjutan Rapat Persiapan Kereta Pelabuhan JICT – 15/02/16, [KG-041/2016] Kondisikan Stasiun JICT Mancarli, [KG-040/2016] Rapat KA JICT + Silaturahim Ke Mantan KALOGers – 10/02/16, [KG-036/2016] Cek Emplasemen Stasiun JICT - 05/02/16.

Juga sebelumnya cek : [KG-033/2016] Kunjungan Ke Stasiun JICT - 03/02/16, [KG-026/2016] Dekom dan Direksi Kunjungi JICT & SAO - 26/01/16, [KG-019/2016] Tindak Lanjut & Persiapan KA JICT - 19/01/16, [KG-015/2016] Rapat Koordinasi KA Pelabuhan JICT – 15/01/16, [KU-012/2016] Priok Terapkan Tarif Progresif 900% dan [KG-007/2016] BoD KALOG Kunjungi JICT + SAO.

[English Free Translation]
Finally, port train trials was conducted from Pasoso to Jakarta International Container Terminal (JICT) station. The trial was attended by Coordinating Minister for Maritime and Resources, Rizal Ramli. This route had been crippled for many years.

Thursday, February 18, 2016

[KG-048/2016] Akhirnya, Kereta Pelabuhan JICT Di Uji Coba – 18/02/16

JaKaRTa: Setelah sempat tertunda pelaksanannya, akhirnya hari Kamis tgl 18/02 jadi juga dilaksanakan acara uji coba angkutan kereta pelabuhan JICT. Awalnya, rombongan Kementerian Kemaritiman akan langsung menuju Stasiun JICT namun ada perubahan mendadak.

Kereta yang sudah tiba di Stasiun JICT akhirnya kembali ke Stasiun Pasoso menjemput Rizal Ramli (Menko Maritim & Sumber Daya) beserta rombongan dan menjelajah rel dari Pasoso menuju area JICT sekitar 1,8 km.

Kebetulan Menko berada di lokomotif yang membawa rangkaian 10 GD, komposisinya 9 gerbong datar isi kontainer dan 1 GD isi kabus. Turun dari loko, Rizal Ramli langsung disambut Direktur Operasi  & Pemasaran PT Kereta Api Logistik (KALOG) Sugeng Priyono.

Sebelum melihat aktifitas bongkar muat (B/M), Menko didampingi Diropsar berfoto didepan Stasiun JICT Tanjung Priok dan memberikan kesan tentang pentingnya moda kereta api, menjadi alternatif angkutan pengguna jasa di pelabuhan  Tanjung Priok Jakarta.

Setelah itu, Rizal Ramli menyaksikan bongkar muat dan dilanjutkan dengan press conference di lapangan dan mengajak rekan2 wartawan ke Gedung Pelindo untuk mendengar penjabaran proyek bisnis Pelindo di beberapa area seperti Pontianak, Medan dan New Priok Kalibaru.

Syukur Alhamdulillah uji coba angkutan diatas berjalan dengan baik dan lancar. Terima kasih atas dukungannya kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Samudera Indonesia Tbk, tim KALOG SAO, tim CDP / Iron Bird dan juga JO BUMIKALOG.

Sukses kedepannya akan sangat bergantung kepada komitmen dan kemauan pengguna jasa. Mau memanfaatkan moda KA sebagai alternatif angkutan ato hanya berkutat dengan tingkat harga semata ? Kita tunggu yuuuk.

Dokumentasi kegiatan uji coba, terlampir. Juga kami lampirkan sejumlah berita yang mengangkat isu kereta pelabuhan tersebut.

--- quote ---

[artikel] Kereta Pelabuhan Masih Mahal Dibanding Angkutan Darat

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Logistik, anak usaha PT KAI (Persero) mengakui jika angkutan kereta pelabuhan Priok bakal lebih mahal jika dibandingkan dengan angkutan darat (truk). Kereta Api Logistik bakal beroperasi pada 2016.

Direktur Operasi PT Kereta Api Logistik Sugeng Priyono mengatakan, selisih biaya dengan menggunakan angkutan truk mencapai 12 persen hingga 15 persen. Lebih tingginya biaya logistik dengan menggunakan kereta disebabkan adanya pengenaan pajak pada angkutan tersebut. "Karena kita kena pajak 10 persen. Coba bebas pajak jadi lumayan," kata dia Jakarta, Kamis (18/2/2016).

Sugeng melanjutkan, jika pajak tersebut dibebaskan biaya logistik akan lebih murah. Dia menuturkan manfaat kereta pelabuhan ialah akan menghemat penggunaan bahan bakar. Kemudian, mengurangi kepadatan pelabuhan. "Efisiensi jalan raya, bagi pengguna jalan raya kan berkurang," katanya.

Dia menerangkan perusahaan akan mengoperasikan 2 unit kereta api. Jadi, untuk pergi pulang menjadi 4 kereta api. Untuk muatannya (pergi pulang) mencapai 60 gerbong datar (GD) atau setara dengan 120 kontainer per hari. "1 gerbong datar isinya 2 TEUs (kontainer)," ungkap dia‎.

Potensi kontainer secara keseluruhan mencapai 13 juta kontainer. PT KAI sendiri menyerap sampai 4 persen. Dia berharap, dengan adanya kereta pelabuhan akan bertahap menyerap sebesar 10 persen ada tahun depan.

"Setidaknya mulai tahun depan kita masuk merangkak ke 10 persen. Manfaatnya mengurangi kepadatan jalan raya. Kalau mengurangi kepadatan jalan raya pasti mengurangi penggunaan BBM. Itu pasti efisiensi. Kalau kemacetan di mana-mana kan berarti pemborosan di mana-mana," tandas dia.

Untuk diketahui, PT Kereta Api Logistik bakal mengoperasi kereta api pelabuhan Priok pada pekan Maret 2016. Perusahaan menyampaikan, kini pembangunan mencapai 95 persen. Saat ini perusahaan sedang merapikan pembangunan kereta tersebut.

"Hari ini uji coba pemanfaatan bongkar muat di sini. Uji coba. Secara keseluruhan infrastruktur pendukung, kira-kira 95 persen. Kurang kecil-kecilah kayak lampu, kantor. Rencananya nama stasiunnya Stasiun JICT," kata Sugeng.

Perusahaan akan mengoperasikan 2 unit kereta api. Jadi, untuk pergi pulang menjadi 4 kereta api. Untuk muatannya (pergi pulang) mencapai 60 gerbong datar (GD) atau setara dengan 120 kontainer per hari. "1 gerbong datar isinya 2 Teus (kontainer)," ungkap dia.

Sumber : Liputan6, 18.02.16.

--- unquote ---

Berita terkait dengan pengoperasian kereta pelabuhan dan persiapannya, silahkan baca [KG-047/2016] Sehari Sebelum Uji Coba Kereta Pelabuhan JICT - 17/02/16, [KG-045/2016] Lanjutan Rapat Persiapan Kereta Pelabuhan JICT – 15/02/16, [KG-041/2016] Kondisikan Stasiun JICT Mancarli, [KG-040/2016] Rapat KA JICT + Silaturahim Ke Mantan KALOGers – 10/02/16, [KG-036/2016] Cek Emplasemen Stasiun JICT - 05/02/16.

Juga sebelumnya cek : [KG-033/2016] Kunjungan Ke Stasiun JICT - 03/02/16, [KG-026/2016] Dekom dan Direksi Kunjungi JICT & SAO - 26/01/16, [KG-019/2016] Tindak Lanjut & Persiapan KA JICT - 19/01/16, [KG-015/2016] Rapat Koordinasi KA Pelabuhan JICT – 15/01/16, [KU-012/2016] Priok Terapkan Tarif Progresif 900% dan [KG-007/2016] BoD KALOG Kunjungi JICT + SAO.

Sumber : KALOG / Foto : RAM – Didik H.

[English Free Translation]
Thursday (February 18th) implemented a trial freight train from Pasoso to JICT station. A CC206 locomotive carrying 10 flat wagons drove into JICT Tanjung Priok Station, accompanied by Coordinating Minister Rizal Ramli. Good job !

Wednesday, February 17, 2016

[KG-047/2016] Sehari Sebelum Uji Coba Kereta Pelabuhan JICT - 17/02/16


JaKaRTa: Kegiatan satu ini boleh dibilang menguras energi tapi kita pun berharap, hasil gak mubazir supaya setara dengan pengorbanan yang dialokasikan dalam proyek ini.

Ini bukan proyek seseorang ato satu instansi tertentu. Ini berbicara tentang upaya sinergi dari berbagai institusi untuk ikut menyukseskan program pemerintah, menurunkan dwelling ato memberikan alternatif moda bagi Pelanggan, terserah sudut pandang masing2.

Intinya, karena mendapat tugas negara, gak ada kata sia2. Dijalan kan saja dan kita tinggal mengoptimalkan hasil, jangan dicu'ekin dan ditinggal. Sayang karena tujuannya mulia dan kita semua gak bisa menjaga amanah dengan baik.

Rabu 17/02 pagi, langsung dipanggil rapat di Kementerian Kemaritiman di Gedung BPPT, siangnya cek lokasi di Stasiun JICT dan langsung ke SAO untuk keperluan mobilisasi alat berat dan muat kontainer kosong untuk kegiatan uji coba Kamis 18/02 pagi.


Rujukan info sebelumnya, silahkan baca [KG-045/2016] Lanjutan Rapat Persiapan Kereta Pelabuhan JICT – 15/02/16, [KG-041/2016] Kondisikan Stasiun JICT Mancarli, [KG-040/2016] Rapat KA JICT + Silaturahim Ke Mantan KALOGers – 10/02/16, [KG-036/2016] Cek Emplasemen Stasiun JICT - 05/02/16, [KG-033/2016] Kunjungan Ke Stasiun JICT - 03/02/16, [KG-026/2016] Dekom dan Direksi Kunjungi JICT & SAO - 26/01/16, [KG-019/2016] Tindak Lanjut & Persiapan KA JICT - 19/01/16, [KG-015/2016] Rapat Koordinasi KA Pelabuhan JICT – 15/01/16, [KU-012/2016] Priok Terapkan Tarif Progresif 900% dan [KG-007/2016] BoD KALOG Kunjungi JICT + SAO.

Semoga mancarli. Dokumentasi kegiatan seharian dan persiapannya, terlampir.


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Wednesday, February 17th am, immediately we must attend to the meeting in the Ministry of Maritime at BPPT building, then noon time we check to JICT stations and move to the SAO for the purposes of mobilization of heavy equipment and watching empty containers loaded onto flatcars.

Tuesday, February 16, 2016

[KG-046/2016] KALOG Adakan Pelatihan Pemadaman Kebakaran - 15/02/16


JaKaRTa: Guna meningkatkan pemahaman serta kesiapan dalam penanggulangan bencana kebakaran, hari Senin 15/02 bertempat di kantor pusat PT Kereta Api Logistik (KALOG) telah dilaksanakan pelatihan pemadaman kebakaran (damkar) dengan peserta yang terdiri dari perwakilan dari berbagai divisi kantor pusat dan Kepala Terminal Barang dan Kepala Cabang area Jakarta dan sekitarnya.

Acara dibuka oleh sambutan Direktur Keuangan dan HOUR (GF), dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang Api & Kebakaran serta evakuasi yang disampaikan oleh Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran Propinsi DKI Jakarta.

Dalam pemaparannya, Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran Propinsi DKI Jakarta yang diwakili oleh Saepulloh, S. Pd, MMT menyampaikan bahwa pentingnya bagi perusahaan untuk menyediakan sistem proteksi kebakaran yang terdiri dari sistem alarm kebakaran, APAR, Hydrant serta sistem sprinkler.

Selanjutnya, peserta pelatihan berkesempatan untuk mensimulasikan cara menggunakan Alat Pemadam Api Tradisional (APAT), serta Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Peserta juga melakukan simulasi tanggap darurat untuk mempersiapkan peserta dalam menghadapi bencana kebakaran khususnya di lokasi kerja masing-masing.

Dokumentasi kegiatan terlampir.


Sumber : KALOG / Foto : Adjeng Puteri.

[English Free Translation]
Monday, February 15th, PT Kereta Api Logistik (KALOG) has implemented a extinguishing training with participants consisting of representatives of the various division in headquarters and Head of Cargo Terminal and Branch Head of Jakarta and surrounding areas.

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...